Output Graphics Minescape
Written by Boss Tambang Sunday, 27 December 2009 12:48
| Article Index |
|---|
| Output Graphics Minescape |
| Output Graphics |
| Output Graphics |
| All Pages |
1. Output Graphics
Output graphics seperti kontur, post, section, base grid dan sebagainya dapat dibuat melalui minescape dan hasilnya disimpan dalam design file.
Untuk membuat graphics menu yang dipilih adalah:
Graphics
1.1 Membuat Base Grid
Bila akan mencetak peta dari plot file umumnya dibutuhkan gambar yang biasanya menampilkan garis-garis koordinat horisontal dan vertikal atau dalam minescape dikenal dengan basegrid.
Base grid dapat dibuat kedalam layer dan kemudian diplot bersama-sama dengan gambar lainnya, menjadi suatu gambar gabungan berupa peta.
Batas daerah dimana basegrid akan dibuat dapat ditentukan berdasarkan batas koordinatnya dari Sheet Specification atau poligon batas. Untuk membuat basegrid, pilih menu berikut:
Graphics>Ancillaries>Base Grid
Lengkapi form seperti berikut:
Output Panel
• Design file. Nama dsign file dimana output graphics akan disimpan.
• Layer. Nama layer dimana output graphics akan disimpan.
• Append. Jika anda memasukkan nama layer yang sama dengan yang telah ada dalam design file, maka jika field append dipilih (3), output graphics akan ditambahkan pada layer tersebut. Jika field append tidak dipilih ( ), maka layer yang telah ada isinya akan diganti (overwrite) oleh graphics yang dimasukkan. Field ini tidak berpengaruh jika nama layer yang dimasukkan belum ada atau baru.
• Title. Keterangan yang dapat anda masukkan sebagai penjelasan dari graphics yang berada dalam layer.
Location Panel
• Elevation of grid. Untuk design file 3D, elevasinya ditentukan secara konstant, misalnya elevasi 0.
Limits Panel
• Sheet name. Nama sheet spesification yang digunakan sebagai batas gambar grid.
• Domain design file. Untuk membuat base grid berdasarkan polygon batas (domain), masukkan nama design file dimana polygon domain disimpan.
• Domain polygon. Nomor ID dari polygon domain.
Major Grid Display:
• X dan Y spacing distance. Jarak spacing untuk setiap garis/titik grid pada koordinat X maupun Y.
• Grid lines or points. Bentuk tampilan base grid apakah terdiri dari garis-garis atau titik-titik yang membentuk grid.
• Display definition. Display definition yang digunakan untuk major grid.
Minor Grid Display Panel
• No of minor/major in X dan Y. Jumlah garis grid minor untuk setiap spacing major grid.
• Grid lines or ponts. Bentuk tampilan base grid apakah terdiri dari garis-garis atau titik-titik yang membentuk grid.
• Display definition. Display definition yang digunakan untuk minor grid.
Coordinat Display Options Panel
• Text position. Text dapat ditempatkan didalam (Inside) atau diluar (Outside).
• Number decimal places. Jumlah angka dibelakang koma pada text.
• Display definition. Display definition yang digunakan untuk text.
• Truncate koordinat. Apakah text akan dipotong (3) atau tidak ( ), jika berpotongan dengan garis grid.
• Text prefix in X dan Y. Nama awalan yang diberikan pada koordinat X atau Y.
• Text suffix in X dan Y. Nama awalan yang diberikan pada koordinat X atau Y.
Pilih OK atau Apply.
Display definition yang dipergunakan untuk mengatur tampilan base grid terdiri dari:
• Maj_grid_line – untuk major grid line
• Min_grid _line – untuk minor grid line
• Maj_grid-text – untuk text anotasi major grid line
Display definition tersebut dapat diedit jika diperlukan, misalnya ingin mengubah attribut tampilannya atau ukuran text-nya dengan cara klik kanan pada field tersebut kemudian pilih edit.
1.2 Membuat Kontur dari Grid
Untuk membuat kontur dari grid pilih menu berikut:
Graphics>Contour>Grid
Form terdiri dari 4 buah tab yaitu tab Controls, Domain, Limits dan Display.
Tab Contour
Input Panel
• Grid File. Nama grid yang akan dibuat kontur.
• Grid Value. Nama value (surface) yang akan dibuat kontur.
Output Panel
• Design File. Nama design file dimana output graphics akan disimpan.
• Layer. Nama layer dimana output graphics akan disimpan.
• Append. Jika anda memasukkan nama layer yang sama dengan yang telah ada dalam design file, maka jika field append dipilih (3), output graphics akan ditambahkan pada layer tersebut. Jika field append tidak dipilih ( ), maka layer yang telah ada isinya akan diganti (overwrite) oleh graphics yang dimasukkan.
Field ini tidak berpengaruh jika nama layer yang dimasukkan belum ada atau baru.
• Title. Keterangan yang dapat anda masukkan sebagai penjelasan dari graphics yang
Contour Controls Panel
• Smoothing. Menentukan tingkat kehalusan garis kontur. Pilihannya adalah Point, Low, Medium, Heigh dan Very High. Pilihan tersebut menunjukkan tinggkat penghalusan garis kontur, diman Point adalah yang paling kasar atau tanpa smoothing sedangkan Very High adalah yang paling halus.
• Type. Kontur dapat dibuat berdasarkan Interval atau Value.
• Annotation Frequency. Menentukan kontur yang mana yang kan diberi anotasi. Jika interval dipilih, maka jumlah frekuensi kontur yang diberi anotasi harus ditentukan (misalnya tiap 2, 5 kontur dan sebagainya). Kontur yang diberi anotasi akan dicirikan oleh default display definition majorcontour.
• Contour Interval. Jika interval dipilih, maka kontur akan dibuat dengan interval nilai-nilai elevasi yang tetap, misalnya interval 5, berarti kontur dibuat setiap perubahan elevasi 5 meter (0, 5, 10 dan seterusnya). Jika value dipilih, maka kontur dapat dibuat dengan nilai-nilai elevasi yang ditentukan atau dimasukkan sesuai dengan yang diinginkan pada field values dan Labels.
• Shaded, Rainbow dan Reverse. Polygon dapat dibuat diantara kontur dan diberi fill type solid. Kemudian masingmasing polygon kontur dapat diberi range warna menggunakan urutan waarna di Minesacpe (Shaded), urutan warna pelangi (rainbow) atau urutan warna kebalikan dri pelangi (Reverse).
Download : PDF | Doc
Search More Related To This Page :
| < Prev | Next > |
|---|