Home » Minescape » Stratmodel
Quality
Written by Boss Tambang Saturday, 16 January 2010 19:54
| Article Index |
|---|
| Quality |
| Quality |
| All Pages |
9. Quality
Data hasil analisis laboratorium baik proximate, ultimate dan sebagainya dapat dimasukkan ke dalam Stramodel kemudian dibuat modelnya.
9.1 Membuat Definisi Quality
Semua quality yang akan dimodel harus dibuat definisinya terlebih dahulu. Definisi quality akan menentukan semua parameter yang berhubungan dengan suatu nilai quality tertentu dan akan digunakan pada saat pengopersian yang berkaitan dengan quality.
Menu: QUALITY>DEFINITION>CREATE
Panel - Quality Name
• Quality. Nama definisi quality dapat dibuat hingga maksimum 16 karakter.
Panel - Definition
• Description. Keterangan dapat dibuat hingga 32 karakter.
• Code for Resource. Nama kode quality untuk resource, misalnya batubara. Maksimum 4 karakter. Nama kode ini bisa sama dengan nama definisi qualitynya dan nama tersebut akan digabungkan dengan nama interval untuk digunakan sebagai nama kolom dalam table reserves.
• Code for Dilution. Nama kode quality untuk dilution. Maksimum 4 karakter. Nama tersebut akan digabungkan dengan nama interval untuk digunakan sebagai nama kolom dalam table reserves.
• First Quality Weight
• Second Quality Weight
• Weight by Thickness?
Pada saat data ply by ply dikomposit, nilai quality dapat di-“weight” oleh ketebalan dan satu atau dua definisi quality lain mengacu ke First Quality Weight dan Second Quality Weight.
• Use Logarithm? Jika dipilih maka nilai quality akan di-weight secara logaritma (misalnya fluidity).
• Always Cummulative? Dipilih jika quality dianalisis secara kumulatif, misalnya CSN (swell dari coking coal).
• Percentage Type. Untuk menentukan apakah quality akan diweight secara masspercent atau volumepercent selama perhitungan reserves atau None.
• Unit catagory dan Unit. Kedua field ini dapat dibiarkan kosong. Field unit berfungsi untuk mengatur jumlah decimal dari nilai data yang akan ditampilkan.
Jika field-fiel diatas sudah diisi tekan Apply atau OK.
9.2 Menentukan Key Quality
Pada saat perhitungan reserves, nilai tonase akan ditentukan oleh nilai-nilai relative density (insitu), moisture (ROM) dan Yield (production/washibility). Nilai-nilai tersebut mengacu terhadap nilai-nilai yang ada dalam suatu definisi quality. Oleh karena itu nama-nama definisi quality yang akan digunakan sebagai acuan harus ditentuka dalam key Quality.
Menu: QUALITY>KEY QUALITY>CREATE
Panel - Qualities
• Relative density. Pilih nama definisi yang akan digunakan untuk menghitung tonase Insitu dalam reserve.
• Moisture. Analisis quality untuk moisture umumnya ada dua jenis yaitu Total Mositure (TM) dan Inherent Moisture (IM). Pilih nama definisi Mositure (TM atau IM) yang akan digunakan untuk menhitung tonase ROM (Run-Of-mine) dalam reserves.
• Yield. Umumnya digunakan pada perhitungan tonase produksi dengan analisis Washabilty. Pilih nama definisi quality yang akan digunakan untuk menghitung tonase produksi washabilty dalam reserves.
9.3 Membuat Spesifikasi Model Quality
Spesikasi Model Quality harus dibuat untuk digunakan dalam pembuatan model surface quality. Surface quality akan dibuat pada saat membuat komposit quality. Surface-surface quality model tersebut akan digunakan pada saat perhitungan reserves maupun pembuatan output grafis seperti isopach.
Menu: QUALITY>QUALITY MODEL>CREATE
Panel - Quality Model
• Model spec. ketikan nama spesifikasi model quality yang akan dibuat hingga maksimum 16 karakter.
Panel - Definition
• Description. Ketikan keterangan hingga maksimum 32 karakter.
• Code for Model. Ketikan kode untuk model quality hingga maksimum 4 karakter. Nama kode ini akan digabungkan dengan nama interval dan nama kode quality dan digunakan sebagai nama surface qualiy dengan format <kode model >_<nama interval>_<kode kality>, misalnya Q_S100_ASH.
• Default Interpolator. Pilih nama default interpolator yang akan digunakan untuk semua kode quality. Interpolator yang berbeda-beda dapat juga ditentukan untuk masing-masing kode quality, yaitu dengan memasukkan masing-masing nama kode quality pada kolom Quality definitions dan nama interpolator yang digunakannya pada kolom Interpolator specs. Jika kolom-kolom tersebut dikosongkan, maka nama default interpolator akan digunakan.
9.3.1 Mengatur Model Quality
Lebih dari satu spesifikasi model quality dapat dibuat dalam project, tapi hanya satu model quality saja yang akan digunakan sebagai acuan dalam setiap pengoperasian yang berhubungan dengan quality. Oleh karena itu model quality harus diatur terlebih dahulu sebelum melakukan pengoperasian yang berhubungan dengan model quality sehingga dapat diakses oleh module yang berkaitan.
Model quality diatur pada fungsi yang sama dengan pengaturan schema, yaitu:
Menu: SETUP>CURRENT MODEL
Pilih nama model quality yang digunakan sebagai acuan pada field Quality Model.
9.4 Quality Default
Nilai default untuk setiap kode quality dapat dibuat dalam project. Nilai default yang dimasukkan akan digunakan dalam penentuan nilai quality dalam perhitungan reserves pada saat tidak dijumpai nilai aktual dalam data quality.
Catatan: Nilai default quality hanya dapat ditentukan jika model quality telah di atur terlebih dahulu.
Menu: QUALITY>DEFAULT>CREATE
Nilai-nilai default dapat ditentukan dan diberlakukan untuk semua interval pada field Global Default for Resource dan untuk semua dilution pada field Global Default for Dilution. Nilai default yang berbeda-beda dapat juga ditentukan untuk masing-masing Interval, yaitu dengan memasukkan masing-masing nama interval pada kolom Intervals dan nilai-nilai default yang digunakannya pada kolom Resources dan Dilution. Jika kolom-kolom tersebut dikosongkan, maka nilai default global akan digunakan.
9.5 Memasukkan Data Quality
Data quality dapat dimasukkan (diimport) ke dalam minescape table dengan berbagai macam format standar yang telah ada atau format yang dibuat sendiri (format data quality standar dapat dilihat pada lampiran).
Terdapat dua metoda memasukkan data quality:
1. ASCII Load. Memasukkan file ASCII data quality dengan menyertakan koordinat X,Y kedalam table.
2. DH Load – Predifined. Memasukkan data quality tanpa menyertakan koordinat X,Y kedalam table. Koordinat yang digunakan akan mengacu pada data drill hole yang ada dalam project menggunakan format data yang telah ada (Predifined), yaitu format Miner2 atau Geodas2 atau format yang dibuat sendiri (User Defined).
Pada latihan ini data quality dibuat dengan format sendiri, oleh karena itu pembahasan berikutnya adalah prosedur memasukkan data metoda ke 3, yaitu DH Load – User Defined.
9.5.1 DH Load – User Defined
Data quality dapat dimasukkan dengan cara mencocokannya dengan data drill hole pada saat dimasukkan. Data yang dimasukkan akan diperiksa terhadap data dril hole, yaitu nama interval dan intersectionnya. Jika nama interval dan intersection dalam data quality sesuai dengan data didalam drill hole, maka data akan dimasukkan kedalam table. Jika tidak sesuai akan dilaporkan sebagai warning atau error.
Data yang dimasukkan dengan cara tersebut tidak perlu berisi data koordinat X,Y dari drill hole, karena nama drill hole pada data quality akan dicocokkan dengan nama drill hole yang terdapat dalam design file. Jika terdapat nama drill hole yang sama maka koordinat drll hole tersebut akan digunakan kemudian dimasukkan kedalam table file quality. Jika tidak terdapat nama drill hole yang sama, maka data akan quality ditolak dan dilaporkan sebagai error.
Intersection interval sample quality bagian atas (Top) dan bawah (Bottom) dapat dimasukkan berupa Kedalaman (depth) atau elevasi (Elevation). Letak intersection sample tersebut harus sesuai dengan letak intersection yang terdapat didalam drill hole. Jika letak intersection sample quality berada di atas atau dibawah intersection drill hole, maka sample akan dipotong sesuai dengan data intersection dalam drill hole. Sample top dan Bottom adalah optional, jika tidak diisi datanya, maka nama interval harus dimasukkan dalam data quality dan intersectionnya akan disesuaikan dengan intersection dalam drill hole.
Nama interval juga optional. Jika dikosongkan, maka intersection sample top dan bottom harus dimasukkan dalam data quality. Jika nama interval tersebut tidak terdapat dalam drill hole, maka akan dilaporkan sebagi error. Jika terdapat lebih dari satu nama interval yang sama dalam file data quality, maka yang pertama akan dijadikan sample top dan yang terakhir akan dijadikan sample bottom.
Menu: QUALITY>IMPORT QUALITY>DH Load – User Defined.
Tab - Qualities
Panel - Schema
• Name. Pilih nama schema yang digunakan.
• Quality Model. Pilih nama model quality yang digunakan.
Panel - Input
• Data File. Pilih nama file data ASCII quality yang akan dimasukkan.
• Drill Hole Design File. Pilih nama design file dimana data drill hole disimpan.
Panel - Output
• Table File. Ketikkan nama output table file dimana data quality akan disimpan.
• Overwrite? Jika dipilih, maka bila terdapat nama table file yang sama datanya akan diganti. Jika tidak dipilih, maka data akan ditambahkan kedalam table file yang mempunyai nama yang sama.
• Report File. Output laporan statistik dari data yang dimasukkan akan dibuat jika nama report file diisi dalam field ini. Jika tidak laporan statistik akan disimpan dalam mudule log file.
• Overwrite? Jika dipilih, maka bila terdapat nama report file yang sama datanya akan diganti. Jika check box tidak dipilih, maka data akan ditambahkan kedalam report file yang mempunyai nama yang sama.
Panel - Controls
• TOP/BOTTOM Depths. Jika data quality yang dimasukkan nilai Top dan Bottom samplenya berupa kedalaman, maka check box harus dipilih. Jika nilai top dan bottom adalah elevasi, maka check box tidak dipilih.
Panel - Qualities.
Masukkan daftar nama definisi quality (RD, ASH dan sebagainya), jenis format data, posisi cell karakter kolom data dan di urutan kolom ke berapa. Semua masukkan ini harus sesuai dengan format datanya baik posisi maupun urutannya.
Tab - Format
Tentukan, jenis format data, posisi cell karakter kolom data dan di urutan kolom ke berapa untuk kolom Hole Name, Interval Name, Sample Number, Top dan Bottom. Semua masukkan ini harus sesuai dengan format datanya baik posisi maupun urutannya.
Tab - Columns
Panel - Columns
Masukkan nama-nama kolom yang akan dibuat untuk table file. Secara default nama-nama tersebut telah disediakan, anda dapat mennggunakan penamaan yang sama atau menggantinya. Jika dril hole jenisnya vertikal, maka nama kolom untuk Bottom Easting dan Northing tidak perlu dimasukkan. Untuk drill hole jenis miring kolom bottom Easting dan Northing harus dimasukkan namanya, jika tidak koordinat sample akan disimpan didalam output table file sebagai centeroid dari sample.
9.6 Quality Composite
Data quality yang dimasukkan masih berupa ply by ply, agar dapat digunakan pada pengoperasian selanjutnya, maka data tersebut harus dikomposit terlebih dahulu. Metoda komposit ditentukan oleh format data aslinya dan pada dasarnya melaksanakan tiga fungsi yang penting, yaitu:
1. Ply-per-Ply data dikompositkan menjadi interval/seam basis.
2. Format data yang asli diformat ulang ke dalam format yang sesuai untuk pemeriksaan langsung dari nilai quality interval, misalnya membuat isopach quality.
3. Membuat surface yang akan dibutuhkan pada saat perhitungan reserves atau pemeriksaan data. Nama surface dibuat dengan format <kode model quality>_<interval>_<kode quality>.
Komposit data quality dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu:
1. Terhadap Drill Hole, dengan cara mengkomposit data terhadap interval yang ada dalam lokasi drill hole.
2. Terhadap Interval, dengan cara mengkomposit data terhadap interval yang dihasilkan oleh model.
Komposit terhadap drill hole adalah yang paling umum dilakukan dan direkomendasikan. Hal ini untuk mamastikan bahwa data interval yang digunakan berasal dari aktual data drill hole atau raw data yang belum diinterpolasi.
Komposit terhadap interval akan mengacu pada data interval hasil model yang berupa data hasil interpolasi raw data. Tergantung dari hasil model hasil komposit akan bagus jika interval hasil model akurat atau tidak jauh berbeda dengan raw data seperti nilai elevasi roof/floor dan ketebalan. Hasil komposit akan salah jika interval model yang digunakan tidak akurat. Komposit terhadap interval harus dilakukan jika komposit interval yang diinginkan tidak terdapat pada data drill hole, misalnya interval hasil ekspresi atau yang dibuat dalam MineScape.
Download : PDF | Doc
Search More Related To This Page :
| < Prev | Next > |
|---|
Comments
RSS feed for comments to this post