Perhitungan SR
Written by Boss Tambang Thursday, 21 January 2010 11:10
Dasar Perhitungan SR secara manual
Siapkan data bor dan topografi yang akan dirhitung nilai SRnya
Cari titik mana saja yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan
Siapkan data bor dan topografi yang akan dirhitung nilai SRnya
Cari titik mana saja yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan
Buat coal Contur
Coal Contur hanya bisa bibuat untuk batubara yang masih satu seam. Prediksi batubara yang satu seam ada banyak cara, cara termudah adalah yang nilai elevasinya mendekati atau bisa juga dengan ciri khusus seperti kandungan sulfur.
Tarik Garis Crop Line
Merupakan perpotongan contur batubara dan contur topografi yang mempunyai elevasi yang sama (titik dimana batubara tersingkap/habis)
Buat Isopac Contur
Merupakan khayal perpotongan antara contur batubara dengan kelipatan dari nilai Isopacnya.
Misal :
Isopac 5 berarati contur bb 20 vs contur topo 25 (selisih 5)
Isopac 10 berarti contur bb 20 vs contur topo 30 (selisih 10)
Isopac 15 berarti contur bb 20 vs contur topo 35 (selisih 15)
Isopac 10 berarti contur bb 20 vs contur topo 30 (selisih 10)
Isopac 15 berarti contur bb 20 vs contur topo 35 (selisih 15)
Sedangkan crop line dianggap sebagai isopac 0
Buat Bottom Bench
Bottom bench dihitung dengan rumus :
| Nilai Isopac : 2 |
| -------------------- |
| Ketebalan rata2 |
Misal Ingin SR 10 10 = ( X / 2 ) : 1
1 adalah ketebalan rata2
X = ( Nilai SR x 2) : ketebalan rata2
= ( 10 x 2 ) : 1 = 20
Membuat Top Bench
Pengambilan jarak Top Bench dihitung dengan rumus :
| contur topo – coal contur |
| ------------------------- |
| 10 |
Hasil dari hitungan menunjukan berapa jarak top bench dari bottom nya. Caranya tarik garis tegak lurus dengan garis bottom bench dengan jarak yang sudah dihitung.
Buat Poligon Daerah Pengaruh
Poligon daerah pengaruh diambil jarak atar bor dibagi dua dan selanjutnya ditarik garis tegak lurus hingga memotong garis daerah pengaruh titik bor yang lain. Fungsi dari poligon daerah pengaruh ini adalah sebagai dasar perhitungan SR yang diambil dari ketebalan batubara daerah itu.
Perhitungan Luas, Volume & Tonage
Perhitungan disisni ada tiga macam :
a. OB Volume : dihitung disetiap kotak dengan batas poligon daerah pengaruh, crop line, bottom bench, dan isopac contur
b. Coal Tonage : dihitung dari luas OB x tebal bb x kostanta x berat jenis
c. OB Bench Volume : dihitung disetiap kotak dengan batas isopac contur, bottom bench, top bench, dan poligon daerah pengaruh.
Perhitungan disisni ada tiga macam :
a. OB Volume : dihitung disetiap kotak dengan batas poligon daerah pengaruh, crop line, bottom bench, dan isopac contur
b. Coal Tonage : dihitung dari luas OB x tebal bb x kostanta x berat jenis
c. OB Bench Volume : dihitung disetiap kotak dengan batas isopac contur, bottom bench, top bench, dan poligon daerah pengaruh.
Contoh Perhitungan
OB Potensial ( belom terpengaruh oleh OB bench )
BOR RBR 386 (poligon 1)
| 0 – 5 (2,5) | = 820 | = 2050 |
| 5 – 10 (7,5) | = 740 | = 5550 |
| 10 – 15 (12,5) | = 190 | = 2375 |
| Isopac | Luas 1750 | Vol 9975 |
| Coal Tonage | = 1750 x 0,8 x 0,85 x 1,30 | |
| = 1601,6 | ||
| SR | = V/C = 9975/1601,6 | SR = 6,22 |
| V = Volume | C = coal thick (0,80) | Kostanta = 0.85 (mutlak untuk semua batubara) |
Ini baru hasil dari pengukuran satu daerah poligon pengaruh, hitung juga di bor2 yang lain (daerah pengaruh yang lain)
Hasil Sementara OB Potensial
Jumlahkan Seluruhnya baik OB, Luas dan Tonase Batubara disemua poligon pengaruh
SR = OB/Coal Tonage = 539312
46205,47 SR = 11.67
Luas = 68525 = 6.85 ha
Tca (Total Coal Average)
Jumlah semua ketebalan batubara : Jumlah titik bor = 0.66 m
OB Bench
Sama seperti dalam menghitung OB biasa
BOR RBR 386 (poligon 1)
| 0 – 5 (2,5) | = 160 | = 400 |
| 5 – 10 (7,5) | = 90 | = 675 |
| 10 – 15 (12,5) | = 480 | = 600 |
| 15 – 20 (17,5) | = 230 | = 4025 |
| Isopac | Luas 960 | Vol 111000 |
Coal Tonage
= 960 x 0,8 x 0,85 x 1,30
= 868.64
Ini baru hasil dari pengukuran satu daerah poligon pengaruh, hitung juga di bor2 yang lain (daerah pengaruh yang lain)
= 868.64
Ini baru hasil dari pengukuran satu daerah poligon pengaruh, hitung juga di bor2 yang lain (daerah pengaruh yang lain)
Hasil Sementara OB Bench
Jumlahkan Seluruhnya baik OB, Luas dan Tonase Batubara disemua poligon pengaruh
Kostanta bench = 90 : (90 - <bench)
90 : (90 – 45) = 90 : 45 = 2
Kostanta bench akan berubah jika sudut lereng berubah
| Jumlah volume semua poligon | |
| OB Bench = | ----------------------------------- |
| Kostanta bench | |
| 81951 bcm : 2 | = 40975.5 |
Hasil Akhir
Coal = 46205.47 bcm
Total OB = OB potensial + OB Bench
539312 + 40975,5
580287.5 bcm
| 580287.5 | ||
| SR = | ---------- | = 12.55 |
| 46205.47 |
Luas = 68525 + 8150 = 76675 = 7.66 Ha
Contoh Gambar Perhitungan SR Manual
Menghitung Volume di surpac
Data yang diperlukan :
Contoh Gambar Perhitungan SR Manual
Menghitung Volume di surpac
Data yang diperlukan :
Original DTM (sebagai permukaan atas)
Progres DTM (sebagai permukaan bawah)
Boundary (sebagai batas perhitungan yang diinginkan
Progres DTM (sebagai permukaan bawah)
Boundary (sebagai batas perhitungan yang diinginkan
Dalam Surpac Vision Perhitungan Volume ada 3 macam
Cut and Fill between DTMs
Perintahnya: Volume / Cut and Fill between DTMs
Net Volume between DTMs
Perintahnya : Volume / Net Volume between DTMs
By elevation from section
Tapi cara yang sangat jarang dipakai
Cut and Fill between DTMs
Perintahnya: Volume / Cut and Fill between DTMs
Net Volume between DTMs
Perintahnya : Volume / Net Volume between DTMs
By elevation from section
Tapi cara yang sangat jarang dipakai
Download : PDF | Doc
Search More Related To This Page :
Tags: Perhitungan SR Surpac
| < Prev | Next > |
|---|









