Minescape on Windows
Written by Boss Tambang Saturday, 04 September 2010 08:45
| Article Index |
|---|
| Minescape on Windows |
| Minescape on Windows |
| All Pages |
1. Rekomendasi Konfigurasi Hardware
• Processor 1.8 Ghz +
• Memory 256 Mb +
• Hard disk 40 GB +
• 32 Mb Graphics Card, OpenGL support
• Network Card 10/100 Mbps
• CD Drive
Untuk saat ini Processor 1.8 Ghz adalah “the best price performance”, tetapi jika terdapat perkembangan maka kami akan meningkatkan rekomendasinya. Semakin besar memory yang tersedia akan semakin baik performancenya untuk menjalankan minescape. Minescape selalu berhubungan dengan data yang besar sehingga diperlukan media penyimpanan yang besar juga. Untuk graphics cards disarankan agar menggunakan yang mendukung OpenGL, biasanya produk dengan chipset Nvidia.
2. Third Party Software
Untuk menjalankan Minescape pada operating system Windows NT/Windows 2000/XP diperlukan software third party yaitu X-graphics emulation dan NutCracker serta Oracle, jika produk Geological Database (GDB) dijalankan.
2.1. X-server
Terdapat beberapa product X server yang tersedia dipasaran untuk platform Windows, tapi tidak semuanya mendukung OpenGL. Minescape telah dikembangkan menggunakan Hummingbird Exceed (& Exceed 3D) dan telah dicoba terhadap Reflection X. Kami tidak dapat mencoba Minescape terhadap X server lainnya, tapi sepengetahuan kami terdapat beberapa masalah dengan versi X vision. X server juga memungkinkan pendistribusian process, yang umumnya tidak terdapat dalam platform Windows, seperti misalnya Minescape yang dijalankan dalam satu Host dapat diatur untuk ditampilkan pada mesin lainnya. X server juga menyediakan akses yang mudah ke platform Unix pada jaringan user.
Walaupun untuk OpenGL didukung oleh Exceed 3D, akan tetapi Minescape tetap dapat dijalankan dengan Exceed saja, dengan menggunakan perintah X drawing, tapi ini akan menyebabkan pengoperasian menjadi lambat dan tidak adanya sistem rendering. Kecepatan dan fungsi visualisasi juga akan tergantung pada graphics card yang digunakan, oleh karena itu card yang mendukung OpenGL harus digunakan.
2.1.1. Prosedur Instalasi Hummingbird Exceed & Exceed 3D
Catatan: Petunjuk instalasi ini didasarkan produk Hummingbird Exceed and Exceed 3D versi 7.1.0.
2.1.1.1 Instalasi Hummingbird Exceed
Masukkan CD Hummingbird Exceed ke dalam drive

1. Pilih Install Exceed
2. Installation type, pilih Personal Installation
3. Installation language, English (United States), pilih OK.
4. Program instalasi kemudian akan secara otomatis menyiapkan installation wizard, pilih Next.
5. License Agreement form akan ditampilkan; pilih I accept the term in the license agreement, kemudian pilih Next.
6. Tentukan Customer Information dengan mengisi bagian User Name dan Organization dan kemudian pilih Next.

7. Tentukan destination folder atau biarkan sesuai default folder, dengan memilih Next.
8. Pilih setup type Typical, kemudian Next
9. Pilih Install untuk memulai instalasi dan tunggu hingga form berikutnya ditampilkan.
10. Tentukan Keyboard reference file, yaitu us.kbf, kemudian pilih Next
11. Xconfig password, anda dapat menetukan password untuk access Xconfig tools atau membiarkannya tanpa password dengan cara memilih skip. skip

12. Xserver tune-up, memungkinkan user melakukan test graphics display yang ada dalam system dengan memilih Next atau dilakukan nanti dengan memilih Skip.

13. Untuk mengakhiri instalasi, pilih Finish
2.1.1.2 Instalasi Exceed 3D
Masukkan CD Hummingbird Exceed 3D kedalam drive
1. Pilih Install Exceed 3D

2. Installation type, pilih Personal Installation
3. Installation language, English (United States), pilih OK.
4. Program instalasi kemudian akan secara otomatis menyiapkan installation wizard, pilih Next.
5. License Agreement form akan ditampilkan; pilih I accept the term in the license agreement, kemudian pilih Next.
6. Tentukan Setup Type yaitu, Complete, kemudian pilih Next
7. Pilih Install untuk memulai instalasi dan tunggu hingga selesai prosesnya.
8. Untuk mengakhiri instalasi, pilih Finish.
2.1.2 Konfigurasi Hummingbird Exceed
Setelah Hummingbird Exceed + Exceed 3D diinstal, maka harus dikonfigurasi agar menyiapkan performance yang bagus untuk Minescape.
Start > Program > Hummingbird Connectivity V7.1 > Exceed > Xconfig

Exceed Configuration Manager menyediakan akses ke seting yang umum diperlukan, anda cukup memperhatikan hal-hal berikut:
1. Pilih Screen Definition dengan double click pada icon.

− Pada Tab Screen_O , pilih check box (√) Fit Window to Display.

− Pada Tab Common Setting, pilih the check box (√) Exit On Server Reset dan hilangkan ( ) Close Warning On Exit. Pilih OK.
2. Open GL, pilih Protocol > Extentions, kemudian pilih GLX>Configure
− Direct Rendering On/Off (tergantung Card)
− Hardware Acceleration On
− One Visual Pixel Format On
− Overlay Support On/Off (tergantung Card)
Setelah mengubah setting tersebut, anda perlu membuat shortcut untuk Exceed dengan memilih:
Start > Program > Hummingbird Connectivity V7.1 > Exceed, tahan tombol kanan mouse, kemudian pilih Sent To > Desktop (Create Shortcut).
2.2. Nutcracker
Minscape diinstal pada WindowsNT menggunakan tool yang disebut NutCracker, yang menyediakan Unix system call dan runtime environment pada platform Windows. Ini memungkinkan kita menggunakan source code baik Unix maupun Windows, khususnya untuk Layer presentasi yang mencakup X11/Motif dan OpenGL. Jadi seperti pada Unix, kita memerlukan X server untuk mengontrol Windows.
2.3. Oracle
Oracle adalah suatu sistem open data management yang digunakan sebagai system dasar untuk produk Geological Database (GDB). Untuk dapat menjalankan Minescape GDB, maka Oracle harus diinstall terlebih dahulu. GDB dapat dijalankan pada versi 8i (8.1.7) dalam Windows platform, baik pada Personal Edition, Enterprise Edition atau Standard Edition. Kami merekomendasikan untuk menggunakan Enterprise Edition, mengingat edisi tersebut memiliki fasilitas yang paling lengkap. Selain Enterprise edition, pada platform Windows harus juga diinstal Oracle Report Writer.
3. Menginstal Minescape pada WindowsNT/Windows 2000
Minescape menggunakan prosedur instalasi standard untuk platform Windows berdasarkan product InstallShield. Umumnya dengan memasukkan CD ke dalam drive, maka installation wizard akan ditampilkan. Jika tidak browse CD dalam Windows Explorer dan double click pada file aplikasi setup.exe.

1. Pilih Next
2. Form License Agreement akan ditampilkan, pilih Yes

3. Installasi akan meminta anda untuk menetukan destination folder, secara default akan disimpan di C:\Program Files\mincom\Minescape 4. Pilih Next untuk menginstal di default folder.

4. Installation type, anda akan diminta untuk menentukan jenis installasi. Typical adalah cara instalasi yang paling mudah dan aman. Custom memungkinkan anda untuk memilih produk Minescape Product yang ingin diinstal.

Catatan: Geological Database (GDB) tidak termasuk pada instalasi Typical. GDB akan memerlukan Oracle diinstall pada sistem. Jika GDB dipilih, anda akan diminta untuk memasukkan folder path untuk Oracle_Report_Home.
5. Proses instalasi kemudian akan menawarkan untuk membuat entry dalam folder Start Menu> Programs dimana defaultnya adalah MineScape 4. Pilih Next.
6. Anda harus menentukan Temporary directory. Directory ini harus dapat diakses oleh semua user yang menggunakan Minescape, yaitu C:\Temp (directory tersebut harus dibuat terlebih dahulu atau sudah ada). Browse dan tentukan temporary folder C:\Temp, kemudian Next.
7. MIN_ROOT directory harus ditentukan (misalnya D:\Projects). Directory dimana semua project Minescape akan disimpan.

8. Minescape dapat menggunakan Graphical Overlays Planes. Ini dapat menyebakan error yang serius jika di set ke TRUE, jika overlays planes tidak terdapat pada graphics card anda. Oleh karena itu, set ke FALSE sebagaimana default, kemudian Next.
9. Installation wizard kemudian akan memberitahu bahwa pada saat instalasi NutCracker akan muncul pesan peringatan Problem in CreateDir in Trace. Abaikan peringatan yang akan muncul tersebut dengan memilih OK.

10. Sistem kemudian akan memulai untuk menginstal Core Minescape dan semua produk yang dipilih, dilanjutkan dengan instalasi NutCracker Runtime environment, tunggu hingga semua proses selesai, kemudian pilih Finish.
11. Jika patches termasuk dalam product, maka proses akhir akan secara otomatis menginstal patches. Ikuti petunjuk installation wizard untuk menginstal patches dalam directory Minescape. Tunggu sampai semua patches diinstal lengkap, kemudian pilih Finish.
12. Restart sistem.
3.1. Menginstal Patches
Sebelum melakukan instalasi patches, pastikan hal-hal berikut:
• Minescape tidak dijalankan
• Stop ctree dan designfile server services
− Pilih Start>Setting>Control Panel>Administrative Tools>Services
− Cari Minescape ctsrvr dan Minescape dfserver
− Pilih Minescape ctsrvr, tahan tombol kanan mouse dan pilih stop. Lakukan hal yang sama untuk Minescape dfserver
Lakukan Instalasi patches, seperti berikut:
Catatan: Pacthes harus diinstal sesuai dengan urutan nomor patch-nya, misal patch01 harus diinstal terlebih dahulu sebelum patch02 dan seterusnya.
• Masukkan CD patch kedalam CD-drive
• Browse CD, kemudian double click pada file patch, missal m.114c-patch01.exe
Installation wizard akan otomatis dijalankan dan menginstall file-file patch kedalam directory default Minescape (C:\Program Files\Mincom\Minescape 4). Ikuti petunjuk pada wizard, kemudian pilih next hingga instalasi selesai.
Restart ctree and designfile server services
• Pilih Start>Setting>Control Panel>Administrative Tools>Services
• Pilih Minescape ctsrvr, tahan tombol kanan mouse dan pilih start. Lakukan hal yang sama untuk Minescape dfserver.
4. Services dan Environment Variables
4.1. Services
Start>Settings>Control Panel>Administrative>Services

Minescape menginstal Design File Server dan Ctree Server sebagai Windows services. Services ini dikonfigurasi pada saat instalasi Minescape sehingga pengguna hanya perlu untuk memahaminya. Secara prinsip kedua server tersebut sama dengan server di Unix hanya pada Microsoft disediakan interface untuk mengkonfigurasi start dan stop services.
Design File Server dan Ctree Server harus dijalankan dengan Administrator privileges.
Download : PDF | Doc
Search More Related To This Page :
Search More Related To This Page :
Related Articles
4.2. Environment Variables
Start>Settings>Control Panel>System> Advance > Environment Variable

Pada system Windows umumnya telah terdapat beberapa variable user dan system yang telah ada, kebanyakan variable. Minescape kepunyaan dari katagori system. Untuk mengedit variable anda harus mempunyai privileges Administrator.
Terdapat beberapa variable penting yang perlu dipahami, yaitu:
MIN_ROOT, seting untuk default directory project.
MIN_DIR, seting untuk default directory Minsecape software.
MIN_SITE, seting untuk default directory minsite.
5. Mengkonfigurasi File Site Costumazation (Minsite)
1. Copy directory minsite dalam CD ke C:\Program Files\Mincom
2. Pilih START>SETTING>CONTROL PANELS>SYSTEM
3. Padf Advanced Tab, pilih Environment Variables.
4. Pada System Variables di bawah, pilih New, kemudian tentukan nama variable baru, yaitu MIN_SITE (hurup kapital) dan pada di masukkan Files\Mincom\Minsite.

5. Pada System Variables cari nama variable Path, kemudian pilih edit. Ketikan pada awal baris (gunakan tombol panah kiri atau tekan tombol Home untuk berpindah ke awal baris) C:\Program Files\Minsite\bin; (gunakan tanda titik koma (;) untuk memisahkan path).

Jalankan MineScape, kemudian buka Minescape Explorer>User Commands, pilih salah satu user command yang ada untuk mengtest apakah minsite telah dijalankan.
6. Perbedaan Interface
Dengan menggunakan X11/motif dan OpenGL sebagai mekanisme display utama, maka sebagian besar featur interface lebih umum pada versi Unix, dimana hal ini sangat baik untuk pengguna yang beralih dari Unix ke NT tapi tidak bagi pengguna yang beralih dari Word ke Minescape.
• Cut dan Paste
Pengoperasian Cut dan Paste yang didukung oleh Minescape adalah gaya Unix/X11 sehingga akan menimbulkan kebingungan pengguna seperti Ctrl-C dsb. karena tidak akan diproses dalam Minescape/Motif.
• Focus
Pengguna yang telah familiar dengan SGI akan menggunakan implisit focus, dimana lokasi kursor akan memberikan focus otomatis pada saat masuk ke window. Konfigurasi ini bukanlah default di Windows (atau solaris) dan akan menimbulkan beberapa masalah dengan aplikasi modul seperti Dragline dimana klik diperlukan untuk focus akan diinterpretasikan sebagai entry point. Walaupun ini dapat dikonfigurasikan, tapi perbedaan ini harus dipahami.
• Nama Path
− Separator “\” versus “/”
− Jangan mengawali dengan nomor
− Tidak memperkenankan spasi
Perbedaan besar yang harus diketahui oleh pengguna Minescape adalah File dan penamaan Path. Windows menggunakan karakter “\” untuk memisahkan nama file, sedangkan Unix lebih logis yaitu “/”. Window juga memungkinkan penamaan drive dengan leter seperti C: dan nama UNC pada \\host\. Minescape dapat mengatasi sebagaian besar variant ini, tapi hati-hati jangan memberi awalan nama direktori dengan nomor karena sistem akan mencoba dan menginterpretasikan ini sebagai suatu octal nomor. Juga hindari blank pada penamaan file.
7. Tools Umum
• Command Shell (CMD)
Start>Program>Accessories>Command prompt.
• Editor text ACSII.
Wordpad sangat berguna untuk mengedit file-file database ASCII Minescape.
• WinZip diperlukan untuk compress atau uncompress file atau direktori.
• Acrobat Reader diperlukan untuk mengakses Minescape Manual dan form help
• Perl diperlukan beberapa system pada produk Minescape khususnya GDB.
8. Display
Settings>Control Panel>Display atau klik kanan pilih Properties
Interface ini memungkinkan anda mengubah berikut:
1. Mengubah background dari desktop.
2. Jumlah dari colours monitor yang dapat di display.
Catatan: Minescape memerlukan TrueColour.
3. Mengubah monitor refresh rate.
4. Mengubah bagaimana icons ditampilkan dalam desktop.
5. Mengubah ukuran font size dan warna.
6. Mengubah dialog appearance.
7. Mengubah setting screen saver.
8. Mengubah setting Graphics Card, pilihan Setting>Advance

Catatan: Pilihan ini tergantung pada vendor graphics card.
9. Menginstal Printer/Plotter
1. Untuk instalasi printer pilih Start >Settings>Printers>Add Printer
2. Ikuti instruksi pada installation wizard.
10. Share Project Pada Network
Minescape project yang terdapat pada system jaringan dapat dishare, baik antar platform Windows atau antara Windows dengan Unix.
10.1 Share Project antar Windows Platform
Misal ada dua PC dalam windows 2000 network:
• msnt1 dan msnt2.
• Minescape software diinstal pada kedua PC dan ctree serta dfserver services running.
• Projects disimpan pada directory D:\projects di masing-masing PC.
• Nama Project adalah mineplan di msnt1 dan geology di msnt2.
10.2 Pilihan A: Setting Project Satu Level
1. Map Network Drive
− Di PC msnt1, buka Windows Explorer; pilih Tools>Map Network>Drive.

− Tentukan drive letter yang akan di map, misalnya Z:
− Ketik folder yang akan di map:\\msnt2\D\projects

− Pilih different user name, jika computer msnt2 mempunyai password berbeda
− Ketik nama user login dan password PC msnt2, misal. Administrator.
− Pilih OK, dan kemudian Finish.
2. Setup MIN_ROOT Environment Variable
Agar project dari map network drive dapat dibaca Minescape, set variable MIN_ROOT seperti berikut:
− Pilih Start>Setting>Control Panel
− Pilih System>Advanced>Environment Variables

− Cari variable MIN_ROOT, kemudian pilih Edit.

− Tambahkan variable value dengan mapped drive: D:\projects;Z:\
3. Jalankan Minescape Project
Di PC msnt1, start Minescape. Pada form projects selection, anda akan melihat daftar project seperti berikut:
Geology
Mineplan
Semua project dari kedua PC akan ditampilkan, tapi tidak ada petunjuk project tersebut disimpan pada PC yang mana. Agar dapat mengetahui tempat PC dimana project disimpan, maka project directory harus di set menjadi dua level, seperti dijelaskan di bawah ini.
Option B: Two Levels Project Setting
Untuk mengatur project dalam dua level, anda harus merubah setting project directory pada setiap computer, misalnya:
Setting sekarang:
PC Msnt1 di D:\projects dan nama project adalah mineplan
PC Msnt2 di D:\projects dan nama project adalah geology
Setting baru:
Buat folder baru dalam directory project di setiap komputer.
Di Windows Explorer pilih D:\projects; kemudian pilih File>New>Folder.
Buat satu folder baru misalnya msnt1 (di PC msnt1) and msnt2 (di PC msnt2).
Pindahkan project satu level ke bawah (mineplan and geology) ke folder msnt1 (di PC msnt1) dan ke msnt2 (di PC msnt2). Project directory anda akan menjadi seperti berikut:
Di PC Msnt1 D:\projects\msnt1\mineplan
Di PC Msnt2 D:\projects\msnt2\geology
Di PC msnt1, start Minescape. Pada form projects selection, anda akan melihat daftar project baru menjadi:
(msnt1) mineplan
(msnt2) geology

10.3 Share Project Antara Windows dan Unix
Project yang terdapat pada platform Unix SGI, dapat dishare dan dibuka dalam platform Windows, dengan cara mount/map disk SGI menggunakan program yang disebut Samba. Ini harus dikonfigurasi pada SGI host untuk dapat mengexport disk tertentu ke dalam Windows platform.
Misalkan ada dua komputer dengan konfigurasi:
Nama platform SGI: Azurite, Mount disk: /usr/projects
Nama platform Windows: Beryl
10.3.1 Setup Samba di Mesin SGI
Catatan: Software Samba harus sudah di-instal pada mesin SGI.
1. Login sebagai root
2. Pindah ke direktori Samba dengan perintah berikut: cd /usr/samba/lib
3. edit file smb.conf dengan perintah berikut: nedit smb.conf
− Cari bagian [global] tambahkan baris berikut:
Workgroup = masukkan <nama domain/workgroup> network.
encrypt passwords = yes
− Setelah [homes] tambahkan baris berikut:
[projects]
comment : Projects Directories
browsable : yes
writetable : yes
path : /usr/projects
public = yes
4. Pilih File>Save, kemudian File>Exit.
5. Buat password login untuk Samba, misalnya untuk login mincom dan password samba02. Masukkan perintah berikut:
− cd /usr/samba/bin
− /smbpasswd –a mincom
− password = samba02
10.3.2 Map Drive SGI di Windows
6. Map Network Drive
− Di PC msnt1, buka Windows Explorer; pilih Tools>Map Network>Drive.

− Tentukan drive letter yang akan di map, misalnya X:
− Ketik folder yang akan di map:\\azurite\projects
− Pilih different user name

− Ketik nama user login mincom dan password samba02
− Pilih OK, dan kemudian Finish.
7. Setup MIN_ROOT Environment Variable
Agar project dari map network drive dapat dibaca Minescape, set variable MIN_ROOT seperti berikut:
− Pilih Start>Setting>Control Panel
− Pilih System>Advanced>Environment Variables

− Cari variable MIN_ROOT, kemudian pilih Edit.
− Tambahkan variable value menjadi: D:\projects;X:\
8. Jalankan Minescape Project
Pada form projects selection, anda akan melihat daftar project seperti berikut:
[AZURITE]schedule
[BERYL]gdb

11 Uninstal Minescape
Start>Settings> Control Panel>Add Remove Programs
Jika Minescape telah di instal pada sebuah platform Windows, maka secara otomatis akan mengatur Program Menus, registers File Types and Controls, add Desk Top icons, sets up System Environment Variables, registers System Services dsb. . Jika Minescape dihapus dengan cara memilih directori dan file-filenya melalui Windows Explorer, maka dapat menyebabkan system bingung dan hang. Jika dilakukan instalasi ulang yang baru maka akan gagal, karena konfigurasinya tidak tepat, short cut akan mengacu kepada posisi tidak menentu, sehingga hubungan file akan gagal. Jadi selalu gunakan fasilitas Uninstall untuk menghapus software (minescape) yang telah di instal.
Download : PDF | Doc
Search More Related To This Page :
Search More Related To This Page :
Related Articles
| < Prev | Next > |
|---|










Comments
saya ada trouble,saya udah install minscape sever,exceednya jg sudah.
di client kebaca projectnya tp ga bisa tampil grafiknya alias error.
itu kenapa ya?
mohon bantuannya..
terima kasih.
mau numpang nanya nih,..
bagaimana cara setting mouse pada minescape agar pada layar kerja ketika menggerakan scrol menjadi perintah zoom out dan zoom in,.
thx boss,...
RSS feed for comments to this post