Tambang Bouxite di Pulau Bintan Kepulauan Riau
Written by Boss Tambang Thursday, 19 November 2009 10:14
Bouxite terkenal sebagai bahan baku untuk pembuatan pesawat dimana diambil Fe2O3 sebagai alumunium. di Indonesia tambang ini banyak terdapat di Pulau Bintan Kepulauan Riau, walaupun di beberapa pulau lain seperti kalimantan juga ada. Tambang Bouxite di Pulau Bintan ini sudah ada sejak zaman Belanda. Sistem penambangan yang digunakan adalah Open Pit dimana membuka lahan secara luas untuk mengupas Overburden yang berupa tanah kaolin dengan tebal antara 0 s/d 50 cm. Setelah terbuka dan dilakukan pengupasan O/B dengan excavator PC 200 atau PC 300 tergantung produksi kemudian Bouxite dibongkar dan dimuat kedalam dump truck untuk dilakukan pengangkutan menuju tempat pencucian (washing plant), ketebalan bouxite rata-rata 2,5 m.

Dump Truck yang mengangkut bijih bouxite begitu sampai di lokasi washing plant langsung dump muatan ke hopper dan dilakukan penyemprotan oleh monitor dengan media air, bersama air masuk ke revolver screen untuk secara otomatis memisahkan material antara batu dan tanah, revolver screen berukuran 15 cm (> 15 cm bolder) dan revolver screen 2 mm (< 2mm tailling). Bouxite yang sudah dilakukan pencucian dibawa ke stockpile untuk kemudian diangkut ke pelabuhan dan dijual. Biasanya para penambang disini menjual bijih bouxite keluar negeri biasanya ke China dengan harga $ 18- 20.
Download : PDF | Doc
Search More Related To This Page :
| < Prev | Next > |
|---|









