Popular |
Latest News |
Welcome To Boss Tambang
Results 1 - 10 of 12
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1 Dasar-Dasar MineScape Buku petunjuk ini disiapkan sebagai bagian dari training Minescape. Untuk memahami buku ini, sebuah copy data telah dipersiapkan. Minescape merupakan software perencanaan tambang terpadu yang dirancang khusus untuk industri pertambangan mencakup semua aspek informasi teknis tambang, mulai dari data eksplorasi hingga penjadwal produksi tambang. Core Minescape mendukung berbagai macam software aplikasi khusus yang memungkinkan anda secara interaktif membuat dan mengolah model-model geologi tiga dimensi serta desain tambang. Minescape dirancang untuk digunakan oleh semua profesional tambang termasuk surveyor, geologist dan mine engineer. Fleksibilitas yang dimiliki oleh Minescape memastikan bahwa software tersebut dapat digunakan dalam perencanaan tambang jangka pendek dan jangka panjang untuk tambang batu bara dan bijih. Minescape memiliki interface intuitif yang disebut Graphical Task Interface (GTI). Interface tersebut menjadikan pekerjaan anda lebih mudah dikerjakan sehingga lebih efisien dan mengurangi kebutuhan pelatihan. Minescape dapat dioperasikan dalam platform Windows®. 1.1 Project Semua pekerjaan dalam Minescape didasarkan pada project–project yang secara umum disesuaikan dengan operasi tambang atau prospek eksplorasi. Project-project tersebut memungkinkan pekerjaan dapat dikelola secara logis sehingga memudahkan dalam manajemen dan pengaksesan. Minescape hanya mengijinkan bekerja pada satu project dalam satu session meskipun data dari project yang lain dapat diakses. Project tidak dapat diubah selama session Minescape. Apabila anda ingin mengubah project, anda harus keluar dari project dan pilih project baru. Beberapa session Minescape dapat dijalankan secara bersama-sama. 1.2 Aplikasi Minescape Aplikasi Minescape merupakan inti dari sistem Minescape meliputi sistem dasar dari program, bahasa pemrograman, struktur data, library, tools dan modul-modul yang merupakan bangunan dari kesesuaian software Minescape. Minescape dapat dikonfigurasikan sesuai dengan berbagai proses yang ada di site. 1.3 Komponen-Komponen Interface 1.3.1 GTI Window GTI Window merupakan front-end sistem Minescape yang menyediakan manajemen interface yang kaya akan features dan secara visual berbeda dari environment Minescape. GTI merupakan kependekan dari Graphical Task Interface yang terdiri dari base window dan berisi sejumlah Page yang dapat dikonfigurasikan untuk kebutuhan pemakai yang ditampilkan sebagai tab-tab dalam tab-deck. 1.3.2 Page Page merupakan accumulate windows yang menjalankan fungsi-fungsi khusus dan ditampilkan di dalam GTI window. Hingga 32 Page dapat ditampilkan secara bersama-sama dalam GTI window, tergantung pada kemampuan RAM, dan sebagainya. Secara umum, page ada dua macam, yaitu: Minescape Page Minescape Page menyediakan fungsi-fungsi Minescape (misalnya: modelling). Page work sentral dari suatu page mampu menampilkan grafik CAD dalam satu atau lebih CAD windows. Sarana Minescape lainnya dapat juga ditampilkan dalam area ini. Monitor Page Monitor page menyediakan layanan pemantauan dan kontrol terhadap modul-modul yang dijalankan selama session Minescape dan mengkomunikasikan langsung dengan server modul Minescape. Page work sentral dari Monitor Page menampilkan modul-modul menurut batch yang ingin dijalankan. Informasi lengkap untuk setiap modul dapat diperoleh dengan mudah. Page tersebut juga meliputi kontrol-kontrol untuk melihat, jeda, mengakhiri dan memulai eksekusi modul dan berinteraksi dengan modul server. 1.3.3 CAD Window CAD window menampilkan grafis 3D CAD dari Minescape (Computer Aided Design). Subsistem CAD GTI memadukan bahasa pemrograman dengan arsitektur client/server sehingga dapat menyediakan fasilitas edit dan management data grafis secara menyeluruh. 1.3.4 Form Form merupakan window tersendiri yang menampilkan parameter dan data yang relevan untuk mengoperasikan Minescape secara khusus serta memungkinkan anda untuk melihat, memanipulasi parameter secara interaktif dan menyerahkan modul-modul tersebut untuk dijalankan. 1.3.5 Bahasa Pemrograman MPL Minescape Programming Language atau MPL merupakan bahasa pemprograman aplikasi tingkat tinggi untuk program-program penulisan (dikenal dengan user commands) yang berinteraksi dengan data dan modul-modul Minescape. MPL terdiri dari fungsi spesialis yang secara internal dikenal dengan MPL verbs. ActionMPL ActionMPL merupakan kemasan gambar derivatif dari MPL standar yang memungkinkan program-program (yang dikenal sebagai action) ditulis dengan menghubungkan interface Minescape dan fungsionalitas dasar. ActionMPL verbs dapat direferensikan di dalam program sehingga memberikan kemudahan akses terhadap banyak feature Minescape. 1.3.6 Modules Modules merupakan program khusus Minescape untuk membuat, mengimpor, mengekspor dan menampilkan data yang kompleks. Modul tersebut dijalankan untuk memproses data-data yang kompleks dan memerlukan banyak memori seperti modelling, pembuatan contour dan penghitungan volume. Secara eksternal semua model dijalankan dari interface Minescape GTI baik di dalam foreground ataupun background melalui modul server yang tersedia. Dengan menjalankan modul-modul tersebut dalam background, anda dapat terus menggunakan interface grafis secara bebas dari berbagai overhead yang berhubungan. 1.3.7 Libraries dan Tools Minelib Minelib adalah suatu mining yang berorientasi pada kegunaan library dan menyediakan sebuah API untuk: • Management data surface. • Management data grid. • Management data tabel dan editing spread sheet. • Database Mining block. • Coordinat Geometry dan Graphics Output (COGO) tools. 1.4 Produk-produk Minescape Produk adalah plug-in perangkat lunak khusus yang dipadukan dengan aplikasi Minescape. Produk-produk plug-in memberikan kehandalan dalam aplikasi dan fungsi-fungsi tambahan yang khusus pada operasi-operasi tertentu (misalnya: Stratmodel dan Open Cut Planning dsb). Berbagai produk menggunakan arsitektur, program, library, dan tools Minescape core. Produk-produk yang tersedia dalam Minescape meliputi: • Drill Hole Database (GDB) • Stratigraphic Modelling • Block Modelling • Open Cut Planning • Underground Planning • Scheduling • Mine Surveying • Haul Road Design • Drill & Blast • Dragline Modelling 1.5 Memulai MineScape Semua pekerjaan di MineScape didasarkan pada project. Project-project ini berarti mengelompokkan informasi yang berhubungan dalam suatu daerah dan memungkinkan mengorganisasikan secara logis daerah-daerah kerja. Secara umum suatu project berkaitan dengan suatu daerah operasi tambang atau proyek eksplorasi. MineScape dapat dijalankan dari: • Dari icon MineScape yang terdapat di desktop. ![]() • Project name — field ini menampilkan directori project dimana MineScape dimulai. Pilihan nama project dapat dipilih dari daftar pilihan “pull-down” jika diperlukan. • Pilih tombol untuk membuat project baru.Lihat: Membuat Project Baru untuk detail metoda yang dapat digunakan untuk membuat project • Application — Pilih aplkasi yang diinginkan misalnya Stratmodel dari daftar pilihan pull-down. • Restore. Pilih jika ingin merestore grafis yang ditampilkan sebelumnya pada saat aplikasi ditutup. Catatan: Grafis pada current page secara otomatis disimpan pada saat keluar dari MineScape. Jika ada yang secara individu ditutup (menggunakan Page>Close Page) grafisnya disimpan untuk aplikasi tersebut dan dapat direstore mengunakan “check box” di atas. • Pilih OK — Window GTi akan ditampilkan. 1.5.1 GTi Window GTi (Graphical Task Interface) menyediakan interface utama ke Minescape. GTi window terdiri atas sejumlah page, yang ditempatkan dalam tab-deck interface. Tab Interface |
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1 Project MineScape Di dalam suatu project, data tambang yang saling berhubungan dikelompokkan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan secara efektif, dimanipulasi dan dianalisis. Diharapkan, suatu project akan sesuai dengan operasi site tambang atau prospek eksplorasi. Semua pekerjaan di dalam Minescape harus dikerjakan di dalam suatu project. Minescape session memungkinkan hanya satu project untuk dibuka pada satu waktu tertentu. Project tersebut disebut sebagai current project dan ditampilkan dalam Title Bar dari GTI window. Setiap project memiliki directory terpisah yang dikenal sebagai directory project. Directory tersebut terdiri dari struktur directory yang telah ditentukan sebelumnya untuk informasi Minescape (yaitu: data, log files, laporan, dan sebagainya.) dan secara otomatis dibuat dalam rangkaian pembuatan project. 1.1 Memulai Sebuah Project Untuk memulai sebuah project Minescape, pilih shortcut Minescape dari Dekstop. Form berikut akan ditampilkan: ![]() Jika anda sudah mempunyai project Minescape sebelumnya maka pilih nama projects anda pada bagian Project Name, dengan cara klik pull-down (tanda segitiga hitam) kemudian pilih jenis Application yang ingin dibuka. Jika anda akan membuat projects Minescape baru maka pilih tab Create Project. Setelah meng-klik Create Project maka form Initial Setup Project akan ditampilkan seperti pada contoh berikut : ![]() Project Panel • Name. Nama project. • Description. Keterangan dari project. • Project Path. Tempat penyimpanan direktory project anda. Misalnya, project anda akan disimpan dibawah direktory D:\projects. Jika anda ingin menamakan project dengan nama tutorial, maka pada field Project Path ketikkan D:\projects\tutorial dan secara otomatis pada field Name akan tercantum tutorial. Spatial Orientation Panel • Origin easting, northing dan Elevation. Koordinat origin untuk easting, northing dan elevasi dari project anda, dimana koordinat ini merupakan pusat dari project. • Quadran. Masukkan NE (Quadran 1). Current Unit Panel • Category. Nama unit category yang disediakan oleh Minescape. • Current unit. Satuan unit dari masing-masing category. Anda dapat mengubah satuan unit dengan cara klik kiri dua kali pada field current unit pada masing-masing category sampai menu pull-down ditampilkan (tanda segitiga hitam) kemudian klik menu pull-down dan pilih satuan unit yang anda inginkan. • Decimal place. Jumlah angka desimal dibelakang koma. Anda dapat mengubah angka decimal dengan cara klik kiri pada field Decimal Place kemudian ketikkan angka desimal yang anda inginkan. • Update. Jika anda mengubah current unit atau decimal place maka secara otomatis pada field Update akan diisi Yes. Jika anda tidak mengubah current unit atau decimal place maka secara otomatis pada field Update akan diisi No. Pilih Create Project Sebuah popup konfirmasi berikut akan ditampilkan ![]() Pilih Create Project Modul MNSCREATE dijalankan dan akan membuat beberapa direktori untuk project yang dibuat, menyesuaikan database dan project definition file. Selain itu dua buah design file akan dibuat yaitu Blocks dan Surface. Design file tersebut digunakan untuk menyimpan data spatial untuk blocks dan surface. Setelah proses pembuatan direktori selesai maka akan ditampilkan sebuah form seperti pada gambar pertama dengan Project Name: training. Klik OK untuk masuk ke project tersebut. Sebuah form akan ditampilkan yang disebut GTI Window yang terdiri dari menu-menu, icon-icon, tool bar, tab dan CAD window. ![]() 1.2 Keluar dari Project Jika anda sudah selesai dan ingin keluar dari project maka pilih menu dari GTI window: Page>Exit ![]() Sebuah pop-up konfirmasi akan ditampilkan. Klik OK untuk keluar dari Minescape. ![]() 1.3 Memasukkan Informasi Identitas Project Informasi identitas Project terdiri atas nama, deskripsi dan lokasi project. • Nama project harus sesuai dengan konvensi penamaan standar Minescape, yaitu:16 karakter atau kurang, tanpa spasi, jenis huruf bebas, hanya berupa karakter alpha-numeric dan underscore (_). Ini akan didefault ke nama dari directory project. • Diskripsi Project adalah field yang tidak dapat diformat yang menjelaskan project dan dapat terdiri dari 256 karakter dalam satu baris. • Project Path secara otomatis ditampilkankan sebagai subdirectory dari root project site seperti yang ditetapkan dalam $MIN_ROOT environment variable. Directory project harus mengikuti aturan penamaan seperti nama project dan hurufnya harus kecil. Kalau project path tidak sesuai dengan yang diinginkan, anda dapat meminta Sistem Administrator untuk mengganti atau memilih alternatif lain pada $MIN_ROOT. 1.4 Menentukan Spatial Orientation Project Menentukan Spatial Orientation project terdiri dari: • Menentukan Global Origin • Menentukan Project Quadrant. 1.4.1 Menentukan Global Origin Data resource files dalam Minescape disimpan dalam koordinat-koordinat XYZ sebagai offset dari suatu titik referensi, yang dikenal sebagai global origin. Misalnya, kalau global origin suatu project adalah (651000, 7404000,0) dan satu koordinat dimasukkan pada (651800,7414000,-10) Minescape akan menyimpan koordinate tersebut sebagai (800,10000,-10) – offset dari global origin. Offset disimpan dalam single-precision floating point format, yang memungkinkan penyimpanan XYZ offset dalam tujuh digit. Misalnya, kalau unit pengukurannya adalah meter, Minescape dapat menyimpan data koordinat sampai radius 10 km dari global origin dengan ketepatan milimeter. Suatu global origin project ditentukan dengan: • Easting – koordinat barat/timur (koordinat X) • Northing – koordinat selatan/utara (koordinate Y) • Elevation – koordinat kedalaman/ketinggian (koordinat Z). 1.4.1.1 Menjadikan Global Origin Sebagai Pusat Global origin harus mendekati pusat geografis project (centroid) untuk memaksimalkan ketepatan di dalam project. Misalnya: Suatu prospek tambang meliputi area persegi panjang 9 km X 18 km. Ada dua pilihan untuk global origin project: • Sudut baratdaya dari project • Pusat project Gambar berikut menunjukkan bahwa kalau global origin ditetapkan dalam sudut barat daya (sembarangan) dari project, ketepatan millimeter tidak dapat dipertahankan untuk keseluruhan project. Suatu SW global origin dalam suatu project 9 km X 18 km Project Ketepatan suatu area Global ![]() Gambar di atas menunjukkan bahwa kalau global origin ditetapkan di pusat project, ketepatan milimeter dapat dipertahankan untuk keseluruhan project. Suatu central global origin untuk project yang berukuran 9 km X 18 km Global Kilometer ![]() Gambar di atas memberikan contoh nyata di mana anda harus menempatkan global origin. Menempatkan Global Origin di Pusat Project ![]() Global origin dari project dalam Gambar di atas adalah: • Easting – 651000.00 • Northing – 7404000.00 • Elevation – 0.00 (Elevation biasanya 0.00) 1.4.2 Menentukan Project Quadrant Quadrant di mana global origin ditempatkan harus ditentukan. Quadrant menetukan arah koordinat X dan Y. Quadrant pertama (Quadrant NE) adalah yang paling biasa digunakan, di mana koordinat X bertambah ke arah kanan dan koordinat Y bertambah ke arah atas. Catatan: Hanya satu quadrant yang dapat ditentukan untuk suatu project. Gambar di bawah menunjukkan quadrant-quadrant yang berbeda. Quadrant ![]() 1.5 Menangani Project Bagaimana Current Project Ditentukan Current project ditentukan pada saat memulai Minescape. Project yang ditampilkan dalam form MineScape_initialisation secara default, merupakan project terakhir yang digunakan sebelum Minescape ditutup terakhir kalinya. Mengubah Current Project Mengubah project tidak diijinkan pada saat dijalankan. Untuk mengubah project, anda harus keluar dari Minescape, pilih project baru atau yang sudah ada dan mulai lagi Minescape. Project yang Simultan Minescape tidak memungkinkan bekerja pada banyak project pada GTI window yang sama. Tetapi, session Minescape yang lain dapat ditampilkan secara simultan. Mengakses file-file dari project lain Walaupun current project tidak dapat dirubah pada saat dijalankan, tapi file-file data dari project lain dapat di akses. 1.5.1 Konvensi Directory Project Minescape secara otomatis menciptakan seperangkat subdirectory dan file sewaktu membuat project baru. Dengan struktur directory yang terkontrol dan konvensi penamaan file memastikan bahwa file-file disimpan dan diberi nama. Untuk melakukan hal ini, Minescape menempatkan setiap jenis file dengan suffix yang khusus dan menyimpannya dalam default directory. Sewaktu nama-nama file dimasukkan tanpa ekstensi atau path directory, Minescape akan menambahkan default ekstensi dan path directory. Tujuan utama dari struktur default directory dan konvensi penamaan file adalah untuk memastikan bahwa file-file mudah ditempatkan dan ditentukan. Catatan: Memasukkan nama-nama file dengan extensi atau path directory adalah berbahaya. Kalau ekstensi atau path berbeda dengan defaultnya, Minescape mungkin tidak mengenali file tersebut atau dapat menemukan file tersebut di waktu mendatang. 1.5.2 Konvensi File Nama file Minescape dibatasi sampai 16 karakter. Semua nama file yang telah dibuat disimpan dalam huruf kecil – ini akan memastikan bahwa masalah susunan pengelompokan yang tidak sesuai dengan perintah UNIX tidak terjadi. Daftar file selalu dikelompokkan secara alpabetis. Kalau nama-nama filenya merupakan cross-product dari dua atau lebih komponen, hanya underscore (_) yang seharusnya memisahkan komponen-komponen tersebut. Underscore selalu mengawali karakter alphanumeric dalam pengelompokannya. Catatan: Hindarilah menggunakan spasi untuk memisahkan komponen-komponen nama file cross-product, karena Minescape hanya mengenali kompenen pertama dari nama tersebut (yaitu, karakter-karakter sebelum spasi tersebut) sewaktu menulis nama file ke disk. Pemisah pernyataan dan karakter khusus seperti !, ., @, #, $, %, ^, &, *, (,), |,\, /, dan sebagainya. harus dihindari karena mereka memiliki arti khusus dalam environment UNIX. 1.5.3 Default Directory dan File Suffix Semua jenis file Minescape memiliki default ekstensi file dan directory untuk memudahkan pencarian file. Tabel di bawah berisi default suffix dan directory. Default directory di bawah ini merupakan subdirectory pada project anda.
Perhatian: Jangan menggunakan file-file tersebut kapanpun 1.5.4 Konvensi Penamaan Minescape tidak menentukan konvensi penamaan. Tetapi disarankan untuk menentukan sistem penamaan untuk item-item project. Konvensi penamaan yang baik adalah penting untuk organisasi, informasi pencarian dan referensi. Penentuan konvensi penamaan diperlukan, dan harus disesuaikan dengan hal-hal berikut: • Apakah item tersebut berhubungan dengan waktu, misalnya apakah item tersebut diupdate setiap bulan, kuartal, tahunan, dan sebagainya, seperti dalam Contoh 1. Jika demikian, masukkanlah komponen tanggal ke dalam nama. • Apakah item tersebut memiliki parrent yang sesuai, misalnya design file dan hubungan kelompok. Jika demikian, putuskan apakah akan memasukkan atau tidak jenis designator ke dalam konvensi penamaan. Kalau tidak, masukkanlah jenis designatornya. • Apakah nama-nama tersebut dihasilkan oleh cross-product, misalnya kesinambungan dengan Roof dan Floor, seperti dalam Contoh 2. Jika demikian, tetapkanlah konvensi penamaan yang sesuai dengan cross-produknya. Misalnya, <seamname>_<attribute> di mana <attribute> adalah Roof atau Floor atau mungkin thick atau nama qualitas lainnya. Contoh 1 Sebuah survei airborne mine dilakukan setiap bulan. Kontraktor menyediakan AutoCAD DWG file yang menunjukkan posisi atas dan bawah. File DWG diimport ke dalam Minescape dan digital terrain mode yang diupdate dan seperangkat volume yang dijalankan pada terrain model bulan sebelumnya. Dinamakan apakah file di mana data DWG diimport? Karena file tersebut terdiri atas data topografis, dapat disebut topo.dat. Tetapi, karena file data topografis dilakukan perbulan, file dengan nama ini dapat dengan mudah ditimpa. Karena file tersebut terkait dengan waktu (yaitu, bulanan), tambahkan komponen tanggal misalnya topo_nov_94, topo_dec_94, dst – yang memungkinkan files tidak ditimpa. User lain juga dapat dengan mudah mengidentifikasikan nama-nama file dan pemeliharaan data-data lama juga lebih mudah. Catatan: Kalau sebuah file memiliki nama cross-product dan mungkin terdapat banyak file yang terkait, lebih baik untuk menggunakan komponen pertama yang biasa (yaitu, TOPO_NOV_94 lebih baik daripada NOV_TOPO-94) karena file-file biasanya dikelompokkan, baik dalam Minescape maupun dalam directory. Contoh 2 Lima lapisan batubara dinamakan A, B, C, D dan E. Bagian paling atas dan paling bawah dari setiap lapisan membutuhkan contour. Contour akan memiliki design file yang sama. Nama-nama apa yang baik untuk design file layer ? Konvensi penamaan cross-product sederhana dapat digunakan untuk memberikan nama-nama lapisan seperti A_ROOF, A_FLOOR, B_ROOF, B_FLOOR, dan sebagainya. Tetapi, karena setiap lapisan mewakili satu contour, komponen contour dapat dimasukkan sebagai bagian dari nama, misalnya A_ROOF_CONT, A_FLOOR_CONT, dan sebagainya. Kalau konvensi ini diikuti dan surface meshes dari lapisan batubara tersebut juga dibutuhkan, konvensi dapat menyesuaikan dengan mudah yang memungkinkan design file layer A_ROOF_MESH, A_FLOOR_MESH, dan sebagainya dengan file design yang sama. Alternatif lain adalah mengirimkan outputnya ke dua design file yang berbeda, CONTOURS dan MESHES, yang keduanya berisi lapisan-lap 1.6 Memasukkan Data kedalam Project Untuk memasukkan data demos kedalam projects dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas Window Explorer. Adapun caranya adalah seperti berikut: • Masukkan CD kedalam PC kemudian buka Window Explorer dan klik CD Drive untuk melihat isi disket. • Copy data yang ada didalam CD ke directory data pada project training yang baru anda buat dengan cara highlight semua data yang terdapat pada CD kemudian pilih Copy, expand hirarki dimana project disimpan, misalnya project disimpan dibawah disk: D\projects, Expand hirarki training dan pilih folder data kemudian pilih paste. • Untuk memeriksa apakah data tersebut sudah ter-copy, klik folder data. |
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1.1 Minescape Page
Page terdiri dari feature berikut: Menu Page
Menu Edit
Menu View
Menu Setting
Menu Graphics
Menu Help
1.1.2 Tool Bar Tool Bar menampilkan informasi status current page dan terdiri dari short cut dan field yang menunya dapat dipilih sewaktu-waktu. Komponen pada Tool Bar page Minescape selalu ada untuk semua page. Tool Bar dapat dikonfigurasi, di-turn on dan turn off sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mengkonfigurasi Tool Bar pilih menu berikut: Page>Preference>Toolbar Options Untuk turn off Tool Bar pilih menu berikut: Page>Preference>Toolbar tidak dipilih ( ). Untuk turn on Tool Bar pilih menu berikut: Page>Preference>Toolbar dipilih (√ ). 1.1.3 Icon Bar Icon bar adalah suatu menu yang terdiri dari pallete dan tombol icon yang dapat dipilih sewaktu-waktu. Icon bar dapat dikonfigurasikan, di-turn on dan turn off sesuai dengan yang anda inginkan. Untuk mengkonfigurasi icon bar pilih menu berikut: Page>Preference>Iconbar Options Untuk turn off icon bar pilih menu berikut: Page>Preference>Iconbar tidak dipilih ( ) Untuk turn on Icon bar pilih menu berikut: Page>Preference>Iconbar dipilih (√ ) 1.1.4 Work Area Work area adalah CAD window yang digunakan untuk menampilkan dan memanipulasi elemen grafis. 1.1.5 Feedback area Feedback area menyediakan informasi dari page work area secara terus menerus. Informasi tersebut ditampilkan dibawah work area. Feedback area terdiri dari 3 bagian yaitu: • Prompt area • Massage feedback area • Docking Area Feedback area dan bagian-bagiannya dapat diturn on dan turn off. Untuk turn off feedback area pilih menu berikut: Page>Preference>Feedback tidak dipilih ( ) Prompt Area Prompt area akan menampilkan tahapan-tahapan yang harus dilakukan yang berhubungan dengan action current page yang dipanggil. Sebagai contoh jika anda membuat garis pada CAD window, prompt area akan memberitahukan tahapan-tahapan yang harus anda lakukan untuk membuat garis. Prompt area dapat di-turn on dan turn off. Untuk turn off prompt area pilih menu berikut: Page>Preference>Prompt tidak dipilih ( ) Message Feedback Area Pesan feedback area terdiri dari informasi dan peringatan yang berhubungan dengan proses-proses system. Pesan pada feedback area dapat dihapus dengan cara highlight text dan tekan [Delete]. Selain itu ukuran feedback juga dapat diubah dengan cara drag kiri sashed sampai ukuran yang diinginkan. Docking Area Docking area menampilkan current status dari setiap model batch yang dijalankan dan ditandai oleh icon yang menandakan status batch tersebut. Docking area dapat di-turn on dan di-turn off. Untuk turn off docking area pilih menu berikut: Page>Preference>Docking tidak dipilih ( ) Status Bar Status bar ditampilkan langsung dibawah page feedback area dan menampilkan aktivitas Gti yang sedang berlangsung. Status bar terdiri dari area berikut: • Koordinat tracking area. Menunjukan titik-titik koordinat dari posisi titik kursor mouse di dalam current drafting plane. • Working status area. Menampilkan pesan-pesan singkat yang berkaitan dengan aktivitas Gti misalnya pada saat suatu form sedang diload dan menampilkan status activity indiktor. Status bar dapat dikonfigurasi, turn on dan turn off. Untuk mengkonfigurasi status bar pilih menu berikut: Page>Preference>Status Options Untuk turn off Status Bar pilih menu berikut: Page>Preference>Status tidak dipilih ( ) Untuk turn on Status Bar pilih menu berikut: Page>Preference>Status dipilih (√ ). Monitor page digunakan untuk memonitor semua aktivitas module dalam pojects serta mengontrol module yang sedang dijalankan.
Monitor page terdiri dari feature berikut: • Menu Bar • Batch list Window • Batch List Filters • Batch Options. Menu Bar Untuk mengontrol module execution pilih menu berikut: Monitor Page>Set Up Sebuah form akan ditampilkan seperti berikut:
Pada field Maximum running anda dapat mengetikkan angka dari mulai 1 – 6 untuk mengatur jumlah modul execution. Misalnya jika anda mengisi angka 1 pada field tersebut maka proses akan dijalankan satu persatu.
Batch Options Batch option memungkinkan anda untuk mengubah status batch yang dipilih dalam batch List window. Batch options terdiri dari sejumlah tombol-tombol yang masing-masing mewakili status batch. Pada saat anda memilih tombol yang tersedia status batch yang dipilih akan diaplikasikan sesuai dengan tombol yang dipilih. Misalnya, jika anda ingin mengubah status batch dari running menjadi stop, maka pilih batch yang statusnya akan diubah kemudian pilih tombol Stop. Selain itu anda dapat menghapus batch-batch yang telah selesai prosesnya dengan cara memilih batch-batch yang akan dihapus pada batch list window kemudian pilih tombol Delete. 1.3 Menutup Page Untuk menutup page yang telah dibuka pilih menu berikut: Page>Close Page Sebuah pop-up konfirmasi berikut ditampilkan: ![]() Pilih OK untuk menutup page.
|
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
Design file adalah suatu fasilitas dalam Minescape yang digunakan untuk menyimpan data grafis. Didalam Minescape ada dua jenis design file, yaitu: · Design file 2D, yang memungkinkan memasukkan dan memanipulasi data dalam koordinay X dan Y saja. · Design file 3D yang memungkinkan memasukkan dan memanipulasi data dalam koordinat X, Y dan Z. Design File menyimpan data grafis elemen yang dapat ditampilkan dalam sebuah CAD window. Design File dapat dimanipulasi pada CAD melalui modul dengan menggunakan perintah-perintah pengguna. Sebuah Design File terdiri dari beberapa elemen grafis yang dibentuk dari koordinat-koordinat X, Y dan Z (yang ebenarnya), serta tampilan atribut dan data yang berkaitan. Setiap elemen grafis apat dilihat dan dimanipulasi tersendiri atau bersamaan dengan elemen grafis ainnya. Design File dapat menerima masukan yang berasal dari data survey, data pengeboran, peta foto udara, gambar dan lain-lain. Anda juga dapat memasukkan data secara langsung dengan cara menggambar elemen grafis dalam CAD window. Jenis data tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan kontur, section, mesh, business graphics, peta-peta dan gambar. Setiap project dapat berisi bermacam-macam Design File, dimana keterbatasan yang ada hanyalah pada kapasitas disk. Design File dibuat dalam direktori project designs dan namanya diberi akhiran .dgn. 1.1 Komponen-Komponen Design File Data Design File disimpan dalam sejumlah Layer yang berdiri sendiri dimana elemen-elemen disimpan. Setiap elemen dimiliki oleh sebuah kelas elemen tertentu dan mempunyai sebuah identitas unik. Tampilan suatu elemen dimodifikasi oleh atribut-atribut yang mengontrol tampilannya. 1.1.1 Layer Sebuah design file terdiri dari elemen-elemen yang dihasilkan dari bermacammacam pengoperasian termasuk eksekusi modul dan pemasukan informasi secara langsung kedalam CAD window. Untuk mengontrol dan mengatur pengoperasian elemen dasar, elemen-elemen tersebut disimpan dalam sebuah rangkaian Layer yang diberi nama. Seluruh Layer dibuat dalam sebuah design file yang merupakan bagian umum dari global origins dan secara bersamaan akan mempunyai hubungan antar project untuk menyetarakan penyimpanan elemen dalam design file yang sama. Untuk memungkinkan anda mengontrol tampilan data design file dalam sebuah CAD window, Layer dapat diaktifkan dan dimatikan secara sendiri-sendiri satu sama lainnya. Fleksibilitas ini memungkinkan anda untuk menampilkan Layer mana saja secara terpisah, atau sebuah kombinasi dari beberapa Layer yang lain. Sebuah Design File mungkin hanya terdiri dari satu atau beberapa layer. Layer adalah tingkatan informasi yang berdiri sendiri didalam design file yang memungkinkan data grafis dan data yang berhubungan disimpan didalamnya. Contoh spesifik ialah dengan menggunakan layer untuk menyimpan data output dari berbagai macam sumber untuk memudahkan pembedaan. Sebuah layer dapat dipergunakan seperti sebuah transparency dari sebuah overhead projector. Dimana layer dapat disimpan di atas layer lainnya untuk membentuk sebuah model secara rinci yang berisi beberapa tingkatan informasi yang terlihat berkesinambungan. Dalam konteks yang sama, anda juga dapat melihat layer tersebut secara satu persatu. Anda dapat menampilkan Layer dalam berbagai kombinasi dan menambahkan atau menggantinya dari tampilan CAD window secara sendirisendiri. Layer membantu anda mempunyai fleksibilatas yang sangat tinggi untuk melihat data grafis di dalam CAD window, seperti diilustrasikan dalam gambar berikut ini: Menampilkan layer-layer yang berbeda
Sebuah Design File dapat berisi sampai dengan 1000 user-specified layer, mulai nomor 0 sampai dengan 999 (Layer 1000 sampai 1023 merupakan grup khusus yang digunakan oleh CAD subsystem). Setiap Layer diidentifikasi dengan:
Data disimpan dalam sebuah Layer sebagai rangkaian dari elemen-elemen. Setiap elemen tersebut mempunyai hubungan kelas objek. Environment daftar kelas tersebut terdiri dari nama-nama kelas objek yang ada. Berikut ini adalah kelas-kelas
Display definition dapat dibuat cara berikut ini: Buka Minescape Explorer dengan memilih Page>Current>Minescape Explorer dari
1.2.1 Menentukan Current Design File Current Design File dapat ditentukan dengan menggunakan cara berikut ini:
Anda dapat mengubah current design file dengan cara berikut: Current Design File Catatan: tampilan terakhir dari data dalam file yang ada, disimpan pada saat anda mengubah design file. 1.3 Membuat Design File
Panel Design File
Berbagai format data dapat dimasukkan kedalam design file. Adapun data yang dapat dimasukkan dapat berupa: Untuk memasukkan data kedalam design file gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Folder Design Files>Import
Input Panel
· Append. Jika anda memasukkan nama layer yang sama dengan yang telah ada dalam design file, maka jika field append dipilih (3), output grafis akan
Input Panel
- Link. Menghubungkan line string yang disimpan dalam layer yang sama, menyediakan titik-titik akhir dari garis yang terletak pada jarak tertentu.
Design file. Nama design file dimana hasil copy akan disimpan. - Input design file. Nama design file dimana elemen grafis atau layer yang akan dicopy disimpan. Jika elemen grafis atau layer yang akan dicopy berada pada project yang sama, maka anda tinggal memasukkan nama design file atau pilih dari menu pull-down. Jika elemen grafis/layer yang akan dicopy berada pada project yang berbeda, maka anda harus klik kanan pada field tersebut kemudian pilih Projects. Sebuah form akan ditampilkan kemudian pada field projects pilih nama project dimana elemen grafis/layer yang akan dicopy disimpan dan pada field File name masukkan nama design file. 1.11 Bekerja Dengan Layer Design File 1.11.1 Layer Manager
Untuk menambahkan multiple non-continuous layer: Untuk menambahkan seluruh layer: Tiap elemen-elemen data yang dibuat dalam sebuah CAD window ditempatkan kedalam current layer dari current design file. Hanya satu Current Layer dapat berada di setiap page, walaupun Current Layer dapat diubah setiap saat.
Layer-Layer yang dinyalakan akan terdapat dalam daftar Display Layers di dalam Layer Manager. Untuk meng-akses design file layer:
1. Buka Minescape Explorer dan ekspansi hirarki Design File – sebuah daftar design file suatu project ditampilkan di bawah folder. 1. Buka Minescape Explorer - Nama Design file harus dimasukkan. - Nama Domain design file dan ID Polygon harus dimasukkan kemudian. Polygon dapat ditandai sebagai Inside limits atau Outside limits .
1.11.2.11 Memproses Layer
6. Pilih proses operasi yang diperlukan dengan memilih tab yang sesuai. Contoh: untuk mengetahui informasi design file layer, pilih tab-divider Layer Info.
|
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1. Grid File Grid file merupakan jenis file khusus untuk menyimpan data regular pada lokasi X, Y, dan Z tertentu. Data yang umum disimpan berupa surface (roof, floor) dan interval. Grid mempunyai beberapa komponen seperti grid cell yang diatur dalam baris-baris horisontal (rows) dan kolom-kolom vertikal (columns) serta dipisahkan oleh garis-garis grid (grid lines) horisontal dan vertikal. Titik persilangan antara garis-garis horisontal dan vertikal disebut nodes. Komponen-komponen grid : ![]() Grid-grid menyimpan data spatial pada grid node dalam form biasa,. Nilai grid dibuat oleh interpolasi data original ke dalam jaringan grid node. Data grid file yang dimasukkan dalam jarak datar memungkinannya cepat diakses oleh Minescape. Bagaimanapun juga, beberapa resolusi mungkin hilang pada saat menggunakan grid. Data atau grid value dibuat sebagai suatu hasil interpolasi dari data asli kemudian disimpan kedalam grid node. Penyimpanan data yang teratur dalam grid menyebabkan grid sangat cepat diakses, akan tetapi resolusinya bisa hilang. Posisi dari grid ditentukan oleh originnya dan orientasi grid ditentukan oleh rotasinya. Origin grid ditentukan letaknya pada bagian sudut kiri bawah dari daerah yang digrid. Rotasi ditentukan sebagai perbedaan sudut antara grid dengan sumbu X, dimana nilai positif berlawanan dengan arah jarum jam dari sumbu X. Grid cell selalu kubus dimana ukurannya ditentukan dalam meter, feet dan sebagainya tergantung pengaturan initial setup project. Jumlah baris dan kolom dalam suatu grid tidak perlu sama. 1.1 Konsep Grid Jumlah baris dan kolom dalam sebuah grid tidak perlu selalu sama. Sebagai contoh, sebuah grid yang terdiri dari 70 baris dan 38 kolom dapat dibuat. Grid cell selalu berbentuk persegi. Lebar grid cell ditentukan oleh current LENGTH units. Ukuran maksimum sebuah grid tergantung kapasitas disk yang ada. 1.1.1 Konsep Subgrid Grid dapat diputar agar sesuai dengan data yang dimasukkan dan memiliki bentuk subgrids yang tumpang tindih (overlapping) dengan ukuran cell berbeda dengan grid utama. Subgrid ini terbentuk di dalam (atau di luar) suatu area yang dibatasi atau pada domain polygon. ![]() 1.2 Membuat Grid File Sebelum membuat grid file anda sebaiknya membuat s heet specification untuk memudahkan penentuan batas area yang akan di grid dan membuat grid specification untuk menentukan cell size, rotation serta maximum value pada tiap node. 1..2.1 Membuat sheet Specification Untuk membuat sheet specification gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Specs>Create>Category>Sheet Sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Sheet Panel • Name. Nama sheet yang akan dibuat. Limits Panel • North, East, West dan South. Koordinat north, east, west dan south dari sheet. Koordinat tersebut dapat anda ketikkan langsung atau anda dapat pick dari polygon rectangle dengan memilih tombol pick from element dan secara otomatis koordinatnya akan ditampilkan (polygon rectangle harus dibuat terlebih dahulu dimana polygon tersebut merupakan batas daerah dari sheet yang akan dibuat). Pilih OK atau Apply. Atau Anda dapat membuat sheet specification pada setiap form dimana ada field Sheet kemudian klik kanan pada field tersebut dan pilih create. 1.2.2 Membuat Grid Specification Untuk membuat grid specification gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Specs>Create>Category>Gridspec Sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Grid spec dibuat dengan cara mengis Cell Size pada form di atas, kemudian memilih Sheet name yang dibuat sebelumnya menggunakan full down list. Field lain yang perlu diisi adalah Rotation of Grid dan maximum Number of Values at Grid Node. Source Sheet Spec Panel • Sheet name. Nama sheet yang akan digunakan. Grid Spec Panel • Name. Nama spesifikasi grid yang akan dibuat. Definition Panel • X origin of grid dan Y origin of grid. Koordinat origin untuk easting dan northing. Koordinat tersebut secara otomatis akan ditampilkan jika field sheet name sudah diisi. • Row in grid dan Columns of grid. Jumlah baris dan kolom dalam grid. Angka tersebut akan otomatis terisi setelah anda mengisi field cell size. • Cell size. Ukuran dari grid cell. • Rotation of grid. Rotasi dari grid. • Maximum number of values at grid node. Jumlah maksimum value pada tiap grid node. Minescape dapat menyimpan hingga 400 value dalam setiap grid node. Information Panel • Node count. Jumlah node yang dibuat berdasarkan definisi di atas. • Grid Length dan Grid width. Panjang dan lebar grid yang dibuat berdasarkan definisi di atas. Pilih OK atau Apply Atau Anda dapat membuat grid specification pada form apa saja dimana terdapat field Grid Specification dengan cara klik kanan pada field tersebut kemudian pilih Create. 1.2.3 Membuat Grid File Untuk membuat grid file gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Folder Grid File> Create Sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Ketikkan nama Grid File kemudian pilih Grid Distance Unit (metres) serta nama Grid Specification yang telah dibuat sebelumnya. File Spec Panel • Grid File. Nama grid file yang akan dibuat dengan cara mengetikkannya. • Grid distance unit. Unit yang digunakan pada giid. Value at each Node Panel Field pada panel ini adalah pilihan dapat diisi atau tidak. Jika value ditentukan maka fild berikut harus diisi. • Value. Nama value yang akan dibuat. • Description. Keterangan yang dapat dimasukkan. • Category. Katagori dari value, misalnya depth. • Unit. Satuan yang akan digunakan untuk value. Grid Spec Panel • Name. Nama grid spec yang telah dibuat sebelumnya. Pilih OK atau Apply. 1.3 Membuat Model Grid Model grid dapat dibuat dengan cara menginterpolasi data acak kedalam grid file dengan menggunakan menu berikut: Model>Grid Atau Minescape Explorer>Grid Files>Process Data = Interpolasi data file ASCII ke dalam grid file value. File ini harus terdiri dari nilai X, Y, Z secara berurutan, tapi tempat data tersebut tidak perlu sama. Design = Interpolasi data design file ke dalam grid file value. Table = Interpolasi data table file ke dalam grid file value. Triangle = Interpolasi data triangle file ke dalam grid file value. Surface = Interpolasi data surface expression ke dalam grid file value. Multi Surface = Resample satu atau lebih surface menurut grid Spec dan menyimpan sample-sample tersebut dalam grid file sebagai grid values. Block = Interpolasi data block solid ke dalam grid file value. Inclusion = Memproses sebuah grid file value, mengindikasikan apakah sebuah grid node itu berada di dalam atau di luar polygon. IIn Fill = isi lubang bor atau gap dalam grid file value yang disebabkan penggunaan interpolator tertentu yang tidak efisiennya dalam membuat titik-titik dalam area yang telah ditentukan. No Miss = Menghapus seluruh missing value dari sebuah grid termasuk hole-hole yang ada dalam grid dan missing value pada periphery grid tersebut. Catatan: Sebelum data di-interpolasi, Grid Spec dan Interpolator Spec perlu ditentukan. Setiap grid file value dapat memiliki grid Spec yang berbeda dalam area grid yang berbeda pula, contoh subgrid. Dibawah ini adalah contoh membuat grid model dari design file. Sebuah form akan ditampilkan seperti berikut: ![]() Input Panel • Data design file. Nama design file dimana data grafis yang akan diinterpolasi disimpan. • Search layer. Nama-nama layer dimana data grafis yang akan diinterpolasi disimpan. Klik tombol … kemudian pilih nama-nama layer. Output Panel • Grid file. Nama grid file dimana data grafis hasil interpolasi akan disimpan. Grid file harus sudah ada dalam project atau dibuat terlebih dulu. • Value. Nama output value sebagai nama dari data yang disimpan dalam grid. Nama value bisa yang telah ada/dibuat atau yang baru. • Value description. Penjelasan dari value, misalnya seperti pada contoh di layar. • Value unit category dan value unit. Kategori satuan dari value (depth, thickness dan sebagainya) dan satuannya (meter, feet dan sebagainya). Polygon Domain Panel (Optional). • Domain design file. Nama design file dimana polygon yang digunakan untuk membatasi daerah yang akan diberikan pengecualian disimpan. Polygon harus dibuat terlebih dahulu didalam CAD. • Ids. Nomor ID dari elemen polygon. Nomor tersebut dapat dikeluarkan dengan cara klik kanan pada field tersebut kemudian pilih Pick dan pilih elemen polygon. • Include. Jika dipilih Yes, maka data yang terdapat didalam dan diluar polygon batas akan ditampilkan. Jika dipilih No, maka data yang terdapat didalam polygon batas tidak ditampilkan. Controls Panel • New /replace. Jika anda memasukkan nama value yang sudah ada maka value yang lama akan direplace oleh yang baru sehingga yang berfungsi adalah replace. Jika anda memasukkan nama value yang baru maka akan dibuat value baru dimana yang berfungsi adalah New. • Patch. Digunakan untuk mengupdate data value pada daerah tertentu dengan menggunakan specifikasi yang sama. Data baru harus dimasukkan terlebih duluu ke dalam minescape. Kemudian buat polygon yang membatasi daerah yang datanya akan diupdate. Pada field output anda harus memasukkan grid file dan value yang sudah ada dan akan diupdate. • Nodes. Digunakan untuk mengupdate value nodes. • Spec. Fungsinya sama seperti patch hanya spec yang digunakan berbeda dengan yang sudah ada. • Interpolator spec. Nama interpolator specification yang digunakan. Pilih interpolator FEM. • Sheet spec. Nama sheet specification yang digunakan dan telah ada dalam project. • Minimim level dan maximum level. Nilai maksimum dan minimum yang akan diinterpolasi kedalam grid. Jika kedua field tidak diisi maka semua nilai data akan diinterpolasi. • Smooth grid patch. Dipilih jika anda memilih control Patch yang digunakan untuk menghaluskan (smoothing) disekitar batas polygon agar tidak terjadi perbedaan yang mencolok antara data yang lama dengan data yang baru. Pilih OK atau Apply. 1.4 Mengimport Data ke dalam Grid Pada umumnya data grid dari sumber lain dapat diimport kedalam grid. Tipe data yang dapat di-import adalah seperti dalam daftar dibawah ini. Data = Diskripsi ASCII = data grid dari sebuah file ASCII. CPS-III = data grid dalam format CPS-III. Dump = data grid dari Minescape Dump file. M2 Structural = grids Miner2 Structural model values untuk seluruh seam dan surface (contoh, Topografi, Base of weathering, Seam roof, seam floor, seam parting, dsb). M2 Grid = Grid Miner2 single surface grids. M2 Topo = Miner2 topografi model. M2 Quality = Miner2 quality model—lebih sampai 100 qualitas x 60 seam. Minex Grid = Minex grid export file Dozer Grid = Minex grid export file Vulcan Grid = Minex grid export file Cara mengimport data ke dalam sebuah grid file menggunakan menu berikut: Minescape Explorer> Grid Files>Import Pilihan jenis data ada dalam Minescape dengan cara memilih satu tab-divider yang ada pada contoh form di bawah. Contoh, apabila anda ingin mengimport data dalam format ASCII, pilih tab-divider ASCII. ![]() Masukkan parameter yang sesuai kedalam field form termasuk grid file dimana datanya akan dimasukkan. Pilih OK atau Apply untuk mengimport data. 1.5 Mengeluarkan Data dari Grid File Grid file dapat diexport kedalam jenis file dibawah ini—pilihan untuk mengeksport ada dalam Minescape dengan cara memilih salah satu tab-divider seperti yang ditunjukkan dalam form dibawah. ASCII = mengeksport data grid kedalam sebuah file ASCII. Dump = mengeksport data grid kedalam Minescape Dump file. M2 Grid = mengeksport data grid kedalam Miner2 single surface gridds. Untuk mengeluarkan data dari grid file gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Grid Files>Export Dibawah ini adalah contoh export grid ke dalam ASCII file. ![]() Input Panel • Grid file. Nama grid file yang akan diexport dengan cara memilih dari daftar full down. • Grid Value. Nama value yang akan diexport. Dipili dari daftar full down. Output panel • Data file. Nama output ASCII file dengan cara mengetikkannya. Controls Panel • Start row dan End row. Awal dan akhir baris yang dapat ditentukan sebagai batasan data ynag dikeluarkan. • Start column dan End column. Awal dan akhir kolom yang dapat ditentukan sebagai batasan data ynag dikeluarkan. Pilih OK atau Apply. 1.6 Menghapus Grid File Grid file yang tidak terpakai dapat dihapus dengan menggunakan menu berikut: Minescape Explorer>Grid Files. Pilih grid file yang akan dihapus, kemudian pilih Delete sebuah pop-up konfirmasi akan ditampilkan dan memberikan beberapa pilihan: • Delete All – menghapus semua grid file yang dihitamkan (dihighligh) dalam panel. • Values. Tidak diminta konfirmasi lebih lanjut. • Delete - menghapus grid file secara sendiri-sendiri, konfirmasi diminta untuk setiap operasi delete. • Ignore – membatalkan perintah Delete untuk daftar yang sudah dipilih (highlight) dan pindah ke perintah berikutnya. • Cancel - membatalkan operasi delete. • Help - menyediakan bantuan dalam operasi delete. Pilih salah satu pilihan untuk menghapus grid file berikut datanya dari current project. 1.6.1 Menghapus Value Grid File Untuk menghapus nilai grid file value gunakan menu: • Buka MineScape Explorer. • Expand hirarki Grid Files, daftar grid file project akan muncul dibawah folder. • Buka folder grid file yang valuenya ingi dihapus. Daftar value akan ditampilkan pada panel sebelah kanan • Pilih salah satu grid value atau lebih yang akan dihapus, kemudian pilih Delete, form berikut akan muncul. ![]() Pilih OK atau Apply untuk menghapus value yang diinginkan dari current project. Pada saat grid file atau grid value dihapus nama surface grid masih tetap ada, untuk menghapus surface dari grid gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Surface>Grid Pilih nama surface yang akan dihapus, kemudian Delete 1.7 Melihat Grid File Untuk melihat sebuah atau lebih value grid file dalam CAD window gunakan prosedur berikut: • Buka MineScape Explorer. • Ekspand hirarki Grid file, daftar grid file project akan muncul dibawah folder. • Buka folder grid file yang valuenya akan dilihat. Daftar value akan ditampilkan pada panel sebelah kanan. • Pilih salah satu grid value atau lebih yang akan dilihat, kemudian pilih View. Window baru akan terbuka dalam CAD untuk menampilkan value yang dipilih. Catatan: Grid value dapat juga dilihat dengan cara dragging and dropping file tersebut ke atas CAD window. 1.8 Mengganti Nama Grid File Untuk mengganti nama grid file gunakan prosedur berikut: Minescape Explorer>Grid Files Daftar grid file akan ditampilkan pada panel sebelah kanan, pilih salah satu grid file atau yang namanya akan diganti, kemudian pilih Rename. Pop-up dialog akan muncul dan meminta anda untuk mengganti nama file yang telah dipilih. ![]() Masukkan nama file baru untuk grid file dan pilih OK. 1.8.1 Mengganti Nama Grid File Value Untuk mengganti nama grid file value dalam sebuah grid file gunakan proedur berikut: • Buka MineScape Explorer. • Expand hirarki Grid Files, daftar grid file project akan muncul dibawah folder. • Buka folder grid file yang valuenya ingin diganti namanya. Daftar value akan ditampilkan pada panel sebelah kanan • Pilih salah satu grid value atau lebih yang akan diganti namanya, kemudian pilih Rename, form berikut akan muncul. ![]() Pilih OK atau Apply untuk mengganti nama value. 1.9 Meng-copy Grid File Untuk menyalin sebuah grid file gunakan menu: Minescape Explorer>Grid Files Daftar grid file akan ditampilkan pada panel sebelah kanan, pilih salah satu grid file atau yang akan dicopy, kemudian pilih Copy. Pop-up dialog akan muncul dan meminta anda untuk memasukkan nama file baru. Lokasi direktori dapat ditambahkan, bila filenya disalin ke project lain. ![]() Ketika anda telah memasukkan nama file, pilih OK. File disalin ke nama file tertentu dan lokasi direktori bila diperlukan. Catatan: Sebuah grid file tidak dapat dicopy apabila sedang digunakan oleh suatu module atau CAD window. 1.10 Informasi dari Grid Pilihan informasi dibawah ini dapat dipilih untuk membuat laporan-laporan mengenai grid tertentu: Menu: Minescape Exlorer>Grid Files>Information Report = Membuat laporan mengenai struktur internal sebuah grid. Informasi mengenai grid file header, grid header and subgrid header juga dilaporkan. Grid Info = Memuat informasi mengenai grid value yang dipilih pada layar monitor. Infomasi tersebut meliputi keterangan lengkap mengenai value, batas dan grid Spec yang digunakan. Value List = Daftar grid value sebuah grid file. Penjelasan, unit, minima dan maxima juga ada. Informasi tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah laporan Statistic = Mengolah statistik laporan mengenai grid value yang dipilih dalam sebuah grid file. Jumlah dari value number-nya yang missing, minimum, maximum, mean, standard deviasi, skewness dan kurtosis juga dilaporkan. Dibawah ini adalah contoh pembuatan Grid Info: ![]() Input Panel • Grid file. Nama grid file yang akan dibuat informasinya dengan cara memilih dari daftar full down. Output panel • Report file. Nama output report file yang akan dibuat dengan cara mengetikkannya. Untuk melihat hasilnya pilih field Report File, tekan tombol kanan, kemudian pilih View. 1.11 Graphics dari Grid Menu dibawah ini dapat dipilih untuk membuat output grafis dari grid: Graphics Contour = Membuat kontur-kontur dalam design file dengan menggunakan data XYZ dari grid file value. Post = Membuat posting dalam design file pada setiap grid node untuk grid value yang ada. Mesh = Membuat sebuah world coordinate mesh ke dalam design file dengan menggunakan grid file value. Contoh pembuatan output grafis dibahas pada Bab 9 “Output Grafis” 1.12 Memproses Grid Menu proses ini sama dengan fungsi yang terdapat pada menu Model. |
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1. Table File Tabel digunakan untuk menyimpan data tabular atau tabel-tabel, dan menyediakan mekanisme yang baik untuk menyimpan data yang tidak spatial dan tidak beraturan seperti data kualitas batu bara dan data lain yang dikumpulkan dengan cara sampling. Suatu tabel dibuat dengan kolom-kolom yang diberi nama dan sekumpulan baris dari data, hampir sama dengan spreadsheet pada aplikasi PC seperti Microsoft Excel. Untuk menampilkan dan memanipulasi data tabel, Minescape mempunyai suatu editor tabel grafik yang dikenal dengan nama Tabel Editor. Tabel Editor ini mirip aplikasi spreadsheet standar dan memberikan kemudahan akses dan edit data tabel. Data tabel digunakan secara luas dalam Minescape untuk beberapa tujuan. Misalnya : • Sebagai data untuk membuat grid (misalnya kualitas batubara) • Untuk menggambar posting data dalam suatu design file • Untuk menggambar grafik bisnis 2D (grafik bar, grafik garis, dll.) • Untuk menyusun statistik tentang kolom • Untuk membuat laporan-laporan dari data yang disimpan dalam tabel • Untuk menyimpan data survey polar Setiap project dapat memuat sebanyak-banyaknya tabel – hanya dibatasi oleh kapasitas disk. Tabel dibuat dalam direktori project tables. 1.1 Jenis-jenis tabel Tabel digunakan untuk banyak tujuan dalam Minescape. Misalnya, untuk menyimpan volumetriks yang disusun dari hasil perhitungan Reserves dan Stratmodel, dan juga kualitas data yang disusun dari hasil perhitungan Washability dan Quality. Untuk membantu menyusun dan mencari data tabel, klasifikasi tabel berikut ini digunakan oleh Minescape. Generic = Tabel Minescape secara umum Block Model = Tabel yang digunakan oleh Block Model Survey = Tabel yang digunakan oleh Survey Stratmodel = Tabel yang digunakan oleh Stratmodel Reserves = Tabel yang digunakan oleh Reserves Quality = Tabel yang digunakan oleh Quality Washability = Tabel yang digunakan oleh Washability 1.2 Karakterisk Tabel Tabel terdiri dari satu set konstanta sebagai header, diikuti oleh data yang memuat hingga 1000 kolom dan baris dalam jumlah yang tak terhingga (hanya dibatasi oleh kapasitas disk). Tabel-tabel Minescape mempunyai karakteristik sebagai berikut : • Nama tabel hingga 16 karakter • Satu set yang terdiri dari hingga 100 konstanta sabagai header • Satu set yang terdiri dari hingga 2500 kolom yang masing-masing mempunyai : • Nama yang panjangnya paling banyak 16 karakter • Deskripsi yang panjangnya paling banyak 32 karakter • Kategori unit dan nama unit. • Kolom induk yang bernama jika dibutuhkan untuk weight averaging. • Baris dalam jumlah yang tak terhingga (hanya dibatasi oleh kapasitas disk) 1.3 Struktur Tabel Struktur Tabel adalah sebagai berikut: ![]() 1.3.1 Kolom Tabel Suatu kolom tabel di kenal dengan: • Column Name – Nama kolom, sampai dengan 16 karakter • Description – keterangan, sampai dengan 32 karakter • Unit Category • Unit – unit dimana data disimpan. Jika diabaikan, unit ketika dibuat untuk spesifikasi Unit Category yang akan digunakan. • Type – String (karakter), Real, Double (precision atau numerik), Integer, atau Logika. • Length - Panjang kolom, hanya untuk kolom String (karakter). • Column Parent Name - Nama Kolom Induk, bagian dari pembuatan tabel adalah definisi dari hubungan antara kolom-kolom. Hubungan ini membantu dalam akumulasi baris tabel. Suatu kolom induk (parent) menunjuk pada suatu bobot rata-rata induk(weight average), kolom yang digunakan untuk bobot rata-rata. Misalnya, kolom yang disebut Coaltons tidak mempunyai induk (merupakan suatu tambahan) sedangkan CoalAsh mungkin mempunyai Coaltons (suatu kolom tambahan) sebagai induknya. 1.3.2 Konstanta Tabel Konstanta tabel merupakan item yang ditetapkan pada bagian atas tabel. Oleh karena itu, hanya ada satu nilai yang ditetapkan per tabel (cf. Per baris untuk kolom-kolom) Sebuah konstanta tabel ditetapkan oleh : • Constant Name - Nama Konstanta , sampai dengan 16 karakter • Deskripsi – sampai dengan 32 karakter • Kategori Unit • Unit – unit tempat penyimpanan konstanta. Jika diabaikan, unit ketika dibuat untuk spesifikasi Unit Category yang akan digunakan. • Type – String (karakter), Real, Double (precision atau numerik), Integer, atau Logika. • Panjang – Hanya untuk konstanta Karakter. • Vektor – konstanta dapat berupa susunan-susunan subskrip tunggal, sampai dengan jumlah vektor maksimal. 1.4 Membuat Table File Membuat tabel dalam minescape adalah mendefinisikan format dari tabel tersebut seperti nama tabel, nama kolom, jenis kolom, ukuran kolom dan sebagainya. Untuk membuat tabel gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Hirarki Table Fil> Folder Generic>Create Sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Output Panel • Table file. Nama output tabel yang akan dibuat. Table columns Panel • Name. Nama kolom-kolom yang akan dibuat. Pada saat pembuatan kolom, urutan dan namanya harus sesuai dengan urutan kolom data (ASCII) yang akan dimasukkan. Daftar nama kolom pada form di atas sebetulnya masih menerus, akan tetapi sebagian tidak tampil dan berada diurutan bawah. Sisa nama kolom yaitu im, ash, vm, fc, ash dan cv. • Description. Penjelasan dari isi kolom. • Unit category. Nama dari unit kategori yang akan digunakan data dalam kolom tersebut (depth, length, decimal2 dan sebagainya). Anda dapat menampilkan daftar nama unit kategory dengan cara klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian klik menu pull-down. • Unit. Nama unit yang akan digunakan pada data dalam kolom tersebut (meter, feet dan sebagainya). Anda dapat menampilkan daftar nama unit dengan cara klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian klik menu pull-down. • Type. Jenis data pada kolom tersebut, misalnya string, karakter, numeric, double dan sebagainya. Anda dapat menampilkan daftar type dengan cara klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian klik menu pull-down. • Length. Lebar dari kolom data. Length harus diisi jika type kolom berupa string atau karakter. • Parent. Nama kolom induk yang digunakan untuk menghitung rata-rata weight. Misalnya kolom product ash akan mempunyai parent column yield dan kolom thickness akan mempunyai parent column area. Table constants Panel Item yang didefinisikan dalam header tabel file. Constant didefinisikan mirip dengan kolom, hanya constant mempunyai vektor (value yang diulang). Pilih OK atau Apply. 1.5 Memasukkan Data ASCII ke dalam Tabel File Jika tabel telah dibuat maka anda dapat memasukkan data ASCII kedalamnya dengan menggunakan pilihan berikut: Minescape Explorer>Hirarki Table File>Folder Generic>Import Sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Input Panel • Data file. Nama data file ASCII yang akan dimasukkan. Output Panel • Table file. Nama output tabel yang telah dibuat dimana data akan dimasukkan. Controls Panel • Table column. Nama kolom yang ada dalam tabel yang akan diisi data. Urutannya harus sesuai dengan kolom data ASCII. Untuk melihat daftar nama kolom klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian pilih nama kolom. Jika urutan nama column sudah sesuai biarkan field tersebut kosong. • Delete existing table. Jika dipilih (3), maka jika telah ada data dalam tabel yang dipilih, data tersebut akan dihapus dan diganti dengan yang baru dimasukkan. Jika tidak dipilih ( ), maka data yang dimasukkan akan ditambahkan kedalam data yang telah ada di dalam tabel yang dipilih. • Update existing rows. Berfungsi jika data yang dimasukkan akan ditambahkan kedalam data yang telah ada (field sebelumnya tidak dipilih). Jika dipilih (3) , maka data baru akan ditambahkan pada bagian bawah data yang ada. • Table start row. Berfungsi untuk menentukan mulai pada urutan baris keberapa data akan dimasukkan. Pilih OK atau Apply. 1.6 Melihat Table File Untuk melihat sebuah pilih menu : Minescape Explorer>Hirarki Table File>Folder Generic>Pilih Nama Table>View 1.7 Menambah Kolom pada Table Kolom pada tabel dapat ditambah dengan menggunakan menu berikut: Minescape Explorer>Hirarki Table File>Folder Generic>Pilih Nama Table>Edit Edit>Columns>Add Sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Input Panel • Table file. Nama tabel file dimana kolomnya akan ditambah. Column Detail Panel • New column. Nama kolom baru yang akan ditambahkan. • Column description. Penjelasan dari kolom yang akan dibuat. • Column type. Jenis data pada kolom tersebut, misalnya string, karakter, numeric, double dan sebagainya. Anda dapat menampilkan daftar type dengan cara klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian klik menu pull-down. • Column length. Lebar dari kolom data. Length harus diisi jika kolom merupakan fixed format, yaitu pada jenis data string atau karakter. • Column unit category. Nama dari unit kategori yang akan digunakan data dalam kolom tersebut (depth, length, decimal2 dan sebagainya). Anda dapat menampilkan daftar nama unit kategory dengan cara klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian klik menu pull-down. • Column Unit. Nama unit yang akan digunakan pada data dalam kolom tersebut (meter, feet dan sebagainya). Anda dapat menampilkan daftar nama unit dengan cara klik kiri dua kali pada field tersebut kemudian klik menu pull-down. • Parent. Nama kolom induk yang digunakan untuk menghitung rata-rata weight. Misalnya kolom product ash akan mempunyai parent column yield dan kolom thickness akan mempunyai parent column area. Initialisation Panel • Mxl Expression. File expression dimana hasilnya akan disimpan menjadi isi kolom baru. File tersebut harus dibuat terlebih dulu atau anda dapat membuatnya langsung pada saat membuat kolom baru.. Jika file mxl sudah ada maka anda harus memasukkan file tersebut dengan ketentuan -file <nama file mxl>. Misalnya nama file mxl so_elv maka pada field mxl expression anda harus memasukkan –file so_elv. Untuk membuat file mxl klik kanan pada field Mxl expression kemudian pilih Create. Pilih OK atau Apply. Lihat apakah kolom yang baru dibuat sudah ada atau belum. Kalau sudah ada, save table yang sudah diedit dengan memilih menu File>Save, kemudian pilih File>Close untuk menutup table. 1.8 Mengolah Data Tabel File Minescape menyediakan beberapa fasilitas untuk mengolah data yang disimpan dalam tabel file yang dapat dilakukan dengan memilih menu berikut: Minescape Explorer>Hirarki Table File>Folder Generic>Process • Clone. Membuat tabel baru yang persis sama dengan tabel yang sudah ada tetapi tanpa data. • Expression. Mengupdate isi kolom sesuai dengan expressi yang dimasukkan. • Merge. Menggabungkan beberapa tabel menjadi satu. • Short. Menampilkan isi kolom secara ascending atau deccending. • Subset. Membuat tabel baru dari tabel yang sudah ada dimana nilai dari isi kolom dapat dibatasi. Dibawah ini adalah contoh fungsi subset, dimana table yang dibuat kolom diambil sebagian dari table yang ada. Pilih OK atau Apply. Untuk melihat hasilnya pilih menu berikut: Minescape Explorer>Hirarki Table File>Folder Generic>Pilih <nama table>)>View. 1.9 Mengeluarkan Data Table File Data yang terdapat di dalam table dapat dikeluarkan melalui menu: Minescape Explorer>Hirarki Table File>Folder Generic>Export • Data ASCII (UNLOAD) juga dapat diakumulasikan dan dikeluarkan kedalam sebuah file data ASCII (ACCUMULATE) • File dump (DUMP) • File Lotus 123 (LOTUS 123) • File CSV format (CSV) • File Excel (Excel) • File data minestar (MINESTAR) Dibawah ini contoh mengeluarkan data dalam format CSV. ![]() Pilih OK atau Apply
1.12 Menghapus Tabel File
1.13 Output dari Tabel
|
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1. Surface
1.1 Penggunaan Surface Pada saat anda memasuki Minescape, anda akan menemukan beberapa form yang menginginkan anda menunjuk sebuah nama surface, bukannya nama grid file, atau nama table, dan sebagainya. Sebagai contoh: • Project to a surface. • Locate on a surface. • Contour a surface. Oleh karena itu, anda dapat menetapkan sebuah surface dan mengerjakan proses-proses Minescape dengan menggunakan surface tersebut, tanpa perlu memperhatikan apa tipe dari surface itu atau bagaimana data yang anda pergunakan itu ditetapkan. Complex compound surfaces dapat ditetapkan dengan cara membiarkan potongan-potongan kecil dari surface-surface itu dibangun dan dipelihara. Sebuah compound surface digunakan seperti halnya surface yang lain-secara sederhana ditunjukkan oleh nama.
Compound surface mengandung:
Grid surface adalah definis surface yang mengacu kepada nama grid value dalam sebuah grid file.
1.2.4 Interval Jadi interval dapat digunakan untuk menentukan ketebalan suatu seam, dimana surface bagian atas adalah roof dan surface bagian bawahnya adalah floor dari seam tersebut.
Catatan: Interval schema didefinisikan sepenuhnya dalam schema dan umumnya tidak boleh terdapat sebagai interval umum Minescape. Jika interval Minescape mempunyai nama yang sama dengan interval schema dapat membingungkan pengguna, karena mungkin tidak dapat digunakan mengingat jika schema yang mempunyai interval tersebut diatur sebagai current schema, maka dapat digunakan sama seperti interval Minescape.
Karena sebuah design file surface harus menginterpolasi value setiap kali surface diakses, maka menggunakan design file surface akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengerjakannya.
1.2.6 Table Surface
1.4 Menghapus Surface
|
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1. Triangulasi Triangulasi adalah suatu metode yang menghubungkan sekumpulan triangle secara grafis untuk menggambarkan suatu surfaces dan/atau volume. Data yang di-triangulasi disimpan dalam triangle file dalam direktori ./triangle pada project anda. Tiap triangle file memiliki file yang berakhiran dengan .tfl. Struktur dan karekteristik triangle file hampir sama dengan design file. Seperti juga design file, sebuah triangle file dibuat dari satu atau lebih layer-layer . Ketika anda membuat sebuah triangulasi, anda perlu memasukkan nama output triangle file juga output layer. Layer-layer ini terdiri dari satu atau lebih triangulation set (Kumpulan Triangulasi)—yaitu subset yang sudah dinamai dari file tertentu yang berisi informasi untuk membuat triangulasi. Minescape membolehkan sebuah single triangulation yang terdiri dari lebih 16.7 juta triangles. Batasannya adalah 512 layers per triangle file dan 4096 set per triangle file. Triangle file adalah sumber data grafis yang penting, dan menyediakan fasilitas untuk menggambarkan model yang berhubungan dengan geologi dan segala isinya. Memiliki ruang dan memori yang efisien dan juga menawarkan kemampuan outstanding graphical rendering. Seperti juga design file, Adapun contoh triangulasi diperlihatkan dalam gambar berikut. ![]() Triangulasi dapat dibuat dari data ASCII, Tables dan Design file. Untuk membuat triangulasi gunakan menu berikut: Model> Triangles > (Data – Tables – Design) Data hasil triangulasi dapat disimpan sebagai surface. Outputnya dapat dibuat kontur atau digunakan untuk menghitung volume. 1.1 Membuat Triangulasi dari Design File Untuk membuat triangulasi dari design file gunakan menu berikut: Model>Triangles>Design Tab Main Input Panel • Design file. Nama design file dimana layer grafis disimpan. • Search layer. Nama satu atau lebih layer dimana elemen grafisnya akan ditriangulasi. Untuk memilih nama layer klik tombol … kemudian pilih nama layer. Triangles Panel • Triangle file. Nama design triangle dimana data triangle akan disimpan. Data triangle disimpan dalam file khusus yang disebut triangle file. • Layer. Nama output layer triangle. • Surface name. Nama output surface . Output surface dapat digunakan pada saat membuat output grafis seperti section, kontur dan perhitungan volume. • Append. Jika anda memasukkan nama layer yang sama dengan yang telah ada dalam design file, maka jika field append dipilih (3), output grafis akan ditambahkan pada layer tersebut. Jika field append tidak dipilih ( ), maka layer yang telah ada isinya akan diganti (overwrite) oleh grafis yang dimasukkan. Field ini tidak berpengaruh jika nama layer yang dimasukkan belum ada atau baru. • Display definition. Display definition untuk triangle. ![]() Tab Option Boundary Polygon Output Panel • Design file. Nama output design file dimana output grafis akan disimpan. • Layer. Nama layer dimana elemen polygon hasil triangulasi akan disimpan. • Display definition. Display definition untuk polygon. Controls Panel • Convexity. Pengaturan sampai sejauh mana triangle akan dibuat pada daerah dimana data tidak ada. • Sheet limit. Nama sheet specification yang ada dalam projects yang dapat dimasukkan jika anda ingin membatasi output triangle. • Minimum dan maximum level. Menentukan batasan dari level elevasi terendah hingga tertinggi untuk triangle yang akan dibuat. Jika levelnya tdak akan dibatasi maka kedua field tersebut dikosongkan. Polygon Domain Panel Berfungsi untuk membatasi suatu daerah yang akan diberikan pengecualian, misalnya dikosongkan, diisi oleh data yang lain dan sebagainya. Elemen polygon harus dibuat terlebih dulu. • Design file. Nama design file dimana elemen polygon disimpan. • ID. Nomor ID elemen polygon yang akan digunakan sebagai pembatas. Untuk mengetahui nomor ID klik kanan pada field tersebut kemudian pilih Pick. • Include. Jika diisi Yes maka data didalam polygon domain dan diluarnya akan ditampilkan. Jika diisi No maka data hanya akan ditriangulasi pada daerah diluar poligon. Pilih OK atau Apply. Untuk melihat hasil triangulasi pilih tombol Attach reference, sebuah form akan ditampilkan dan lengkapi seperti berikut: ![]() Pilih Next - sebuah form akan ditampilkan: ![]() Pilih Next – Pilih Finish 1.2 Menampilkan Daftar Layer Triangulasi Triangulasi yang sudah dibuat dapat ditampilkan dengan menggunakan menu berikut: Minescape Explorer>Triangle Files>Pilih <Nama Triangle File> Daftar nama layer triangulasi akan ditampilkan disebelah kanan. 1.3 Menghapus Triangle File Untuk menghapus triangle file gunakan menu berikut: Minescape Explorer>Triangle Files>Pilih <Nama Triangle File>> Delete |
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
1. Output Graphics
Batas daerah dimana basegrid akan dibuat dapat ditentukan berdasarkan batas koordinatnya dari Sheet Specification atau poligon batas. Untuk membuat basegrid, pilih menu berikut: Graphics>Ancillaries>Base Grid Lengkapi form seperti berikut: ![]() Output Panel
Pilih OK atau Apply. 1.2 Membuat Kontur dari Grid
Tab Contour
Field ini tidak berpengaruh jika nama layer yang dimasukkan belum ada atau baru.
Domain Clippings Panel
Tab Limits
Tab Display 1.3 Membuat Kontur dari Triangle
Tab Contour
• Shaded, Rainbow dan Reverse. Polygon dapat dibuat diantara kontur dan diberi fill type solid. Kemudian masingmasing polygon kontur dapat diberi range warna menggunakan urutan waarna di Minesacpe (Shaded), urutan warna pelangi (rainbow) atau urutan warna kebalikan dri pelangi (Reverse).
Tab Domain
Tab Limits • Minimim dan Maximum Level. Menentukan range dari elevasi kontur terendah hingga tertinggi, mialnya dari elevasi 0 hingga elevsi 50.
Tab Display
Tab IO • Design File. Nama design file dimana output graphics akan disimpan.
Tab Control
Tab Limits
Tab Display
Graphics>Post>Table
Tab IO
Tab Controls
Tab Display
Tab IO
Tab Controls
|
|
Minescape/Basic Minescape
Author:Administrator
Instalasi Exceed 10 Install Exceed ---> Pilih
Personal Installation ---> Pilih
language English ---> Next --->
I Accept, Next --->
Instalasi Exceed 3D 10 Instal Exceed 10 --->
Pilih Personal Installation --->
Pilih Language English ---> Next --->
I Accep ---> pilih
Complete Setelah selesai instalasi Exceed dan Exceed 3D, maka harus dikonfigurasi
dulu biar Start ---> Program ---> Hummungbird Conenctivity 10 ---> Exceed ---> Xconfig Pilih Display And Video, pada tab Screen O, pilih check box Fit Windows to Display
Pada tab Common Setting, pilih
check box untuk Exit on Server Reset dan hilangkan check
Instal Minecom 1. Di Folder Minescape, cari setup. Exe, -> double klik 2. Pilih next 3. Baca check list, lalu pilih next 4. Masukkan instalation keys, lalu next 5. Instalasi akan minta folder tujuan, secara default akan minta disimpan di C:\..., next 6. Untuk type instalnya pilih custom agar bisa memilih typical component yg mau diinstal, next 7. Pilih component, lalu next 8. Select Program Folder, next 9. Minescape temporary directory di C:\Temp..., next 10.Min_Root directory disimpan difolder yang sisa kapasitasnya masih besar ex D:\Project, lalu next 11. Oracle Report Home, defaultnya di C:\Oracle\Ora_report.., lalu next 12. Pilih versi Oracle (Version 9i), lalu next 13. Pilih daftar product yang akan diinstal, next 14. Installation wizard kmdn dan akan membeitahu bahwa pada saat instalasi NutCracker akan muncul pesan peringatan "Problemin CreateDir in Trace". Abaikan peringatan yang akan muncul tersebut dgn memilih OK 15. Ketika selesai menginstal produk dan NutCracker pilih finish 16. Setelah selesai instal muncul Informasi release note, setelah membaca pilih File lalu Close 17. OK pada tampilan sesudahnya 18. Restart komputer A. Konfigurasi Hummigbird 1. Agar Hummingbird dapat dibaca pada saat memilih shortcut Minescape, lakukan konfigurasi hummingbird pada control panel 2. Start - Setting - Control Panel - NutCracker 3. Pilih Tabel NuTC 4 Options - Pilih Category X window System Settings - X Server pilih Other - Program, tentukan tempat hummingbird diinstal dgn memilih Browse - X Client settings pilih Use Network Connection - Pilih OK atau Apply B. Konfigurasi Folder Minsite 1. Copy folder Minsite dari CD kemudian simpan di C:\Program Files\Mincom 2. Edit file MineScape.bat didalam C:\Program Files\ Micom\ MineScape 4.115\bin menggunakan Wordpad atau editor lain - Tambahkan baris baru untuk environment minesite dan tentukan ke folder Minesite, misalnya set MIN_SITE=C:\Program Files\Mincom\Minsite. |
Powered by AlphaContent 4.0.13 © 2005-2010 - All rights reserved


untuk membuat project baru.
Tab Interface 























































